Opini

Serangan Ke Gaza Menggila, Perlu Tindakan Nyata

Islam telah mencontohkan melalui Rasulullah, sebuah payung besar yang menerapkan sistem Islam untuk melindungi setiap warga negara, Muslim ataupun nonmuslim sekalipun. Sehingga tak ada yang berani melukai mereka.


Oleh Ummu Miqdad

JURNALVIBES.COM – Sudah setahun lamanya terjadi kekejian di negeri Palestina. Hal ini terus berlangsung entah sampai kapan. Meski berita yang kini beredar tak seramai dulu. Namun nyatanya tidak mengurangi intensitas serangan Zionis ke Palestina dan tak ada tindakan yang strategis yang mampu membebaskan warga dari intaian maut yang mengerikan.

Sempat kita saksikan pemandangan memilukan hati dari korban-korban yang berjatuhan. Mereka meninggal dalam keadaan yang mengerikan. Bahkan jasadnya yang tak lagi utuh. Anak-anak memunguti bagian-bagian yang tersisa dari saudaranya.

Korban yang selamat tak kalah menyedihkan. Tangisan anak-anak, balita, dan wanita sungguh menyayat hati. Lukanya bahkan dijahit tanpa anestesi membuat ngilu yang melihatnya. Tak terbayang rasa sakitnya.

Dilansir dari internasional sindonews (20-10-2024), di Beit Lahia, Gaza Utara, terjadi pembantaian 73 warga Palestina oleh Israel pada sabtu malam. Sejak tanggal 6 Oktober Israel melancarkan serangan besar-besaran dari udara dan darat. Pengepungan pun diperketat di daerah yang di landa perang sehingga mengakibatkan puluhan orang mengungsi.

Bassal berkata kepada AFP bahwa sebelum serangan terbaru tersebut, telah terjadi invansi brutal di Gaza Utara yang menewaskan 400 orang

Namun yang disayangkan, tak ada komentar dari para pemimpin di Arab atas serangan dan pembantaian puluhan warga Palestina yang terjadi di Beit Lahia atas serangan keji Israel.

Banyaknya korban jiwa warga Palestina seperti yang dilansir tempo (21-10-2024), sejak 7 Oktober 2023 lalu terdapat 42.603 akibat serangan militer Israel dan sejumlah 99.795 orang terluka, ternyata tak cukup untuk membuat pemimpin di Arab atau yang negaranya mayoritas Muslim untuk mengambil tindakan tegas.

Respom mereka lakukan sama saja yang di lakukan PBB, yakni hanya mengecam tanpa tindakan nyata yang dapat menghentikan serangan maut Israel. Parahnya bahkan ada di antaranya hanya diam.

Muslim bagaikan satu tubuh, perbuatan mereka sungguh merupakan pengkhianatan. Terlebih lagi mereka memiliki kekuasaan dan pasukan yang seharusnya dapat mengimbangi kekuatan Israel untuk menghentikannya.

Hal ini tak terlepas dari sekat-sekat nasionalisme yang menghalangi pemimpin negeri Muslim untuk membela dan menolong dalam gerak nyatanya terhadap warga Palestina dengan jihad. Karena tindakan Israel sungguh telah di luar batas kemanusiaan.

Kecintaan terhadap jabatan dan kekuasaan semakin mengikat erat tangan-tangan kaum Muslim dalam memeluk dirinya sendiri, sehingga mati rasa dan buta terhadap penderitaan saudaranya di Palestina. Oleh karena itu berharap pada mereka adalah sia-sia.

Kesadaran harus ditumbuhkan pada diri umat, agar mereka terus bergerak dan menuntut pemimpin kaum Muslim untuk mengirimkan pasukannya dengan sepenuh kekuatan untuk berjihad di Palestina.

Sebab, memperjuangkan dan membela Palestina merupakan amalan yang berpahala besar dan sangat luar biasa. Ada banyak pujian dan keistimewaan untuk mereka yang turut serta membela Palestina.

Umat manusia, termasuk juga umat Islam membutuhkan sebuah payung besar. Payung yang akan melindungi kehormatan, harta dan nyawa dari pihak-pihak yang jahat yang ingin merenggutnya dengan tanpa alasan yang benar.

Islam telah mencontohkan melalui Rasulullah, sebuah payung besar yang menerapkan sistem Islam untuk melindungi setiap warga negara, Muslim ataupun nonmuslim sekalipun. Sehingga tak ada yang berani melukai mereka.

Namun untuk mewujudkan payung besar ini diperlukan upaya untuk mewujudkannya. Hal ini dapat dicapai dengan mengikuti jalan Rasulullah yang Beliau mengumpulkan dan membina para sahabat untuk menyampaikan ajaran Islam. Menyadarkan bahwa umat ini adalah umat terbaik dan kewajiban untuk membentuk sebuah payung besar yang akan melindungi segenap umat manusia dengan jalan menerapkan sistem Islam.

Dalam sistem Islam, nyawa seseorang sangatlah dilindungi. Muslim itu bersaudara. Tak peduli dimana pun berada maka kewajiban kaum muslimin untuk menolongnya.

Dengan kembali mewujudkan payung besar yang pernah di wujudkan oleh Rasullullah dan para sahabat setelahnya, maka kekejian di Palestina akan dapat di hentikan. Karena bersatunya umat Islam yang menerapkan islam, akan menjadi kekuatan besar yang akan menolong saudaranya di manapun berada. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by telegram.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button