Opini

Zionis Yahudi Makin Menggila, Hanya Khilafah yang Dapat Menghentikannya

Umat tidak bisa dibiarkan sendirian, umat harus dipimpin oleh para pengemban dakwah menapaki jalan sebagaimana Rasulullah saw. dalam menegakkan Islam di Madinah. Jadi semua langkah-langkah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. harus kita ikuti dengan penuh keyakinan, karena hanya dengan metode tersebut khilafah akan terwujud.


Oleh Adibah
(Aktivis Muslimah)

JURNALVIBES.COM – Kebiadaban zionis Yahudi sudah sangat jelas, masyarakat dunia pun bergerak. Namun mereka terhenti di perbatasan, karena dijaga oleh tentara Muslim atas titah pemimpinnya. Maka hanya satu cara menyudahi genosida zionis Yahudi yaitu jihad dan khilafah. Karenanya kesadaran umat harus dibentuk oleh para pengemban dakwah yang akan memimpin umat hingga tegaknya khilafah.

Warga Palestina yang sedang mengantre bantuan makan, justru tewas karena serangan udara zionis Yahudi di jalur Gaza, sedikitnya 68 orang tewas dalam keadaan lapar. Termasuk juga tewas seorang dokter yang merupakan Direktur Rumah Sakit Indonesia, Marwan al -Sultan terbunuh bersama istri dan anak-anaknya. (cnbcindonesia, 30-06-25).

Dari data Kementerian Kesehatan Palestina menyampaikan data terbaru korban tewas akibat genosida zionis yahudi mencapai 56.647 orang sejak Oktober 2023 hingga 1 Juni 2025. (tempo, 2-07-25).

Sudah tidak kita ragukan lagi bahwa zionis Yahudi telah melanggar perikemanusiaan dan benar-benar biadab. Hampir dua tahun terus saja membombardir Gaza. Rakyat Gaza dibuat kelaparan dengan menutup perbatasan , sebagai satu-satunya jalan masuknya bantuan kemanusiaan. Bahkan aksi March To Gaza pun dijegal oleh Mesir dengan melarang masuknya bantuan kemanusiaan yang dibawa oleh masyarakat dunia dari berbagai negara.

Sangat jelas bukan, meskipun masyarakat dunia bahkan yang non-Muslim pun bersatu bergerak ingin menolong kaum Muslim di Gaza, tetapi penguasa Muslim yang dekat dengan Palestina justru terus solid hubungannya dengan sang penjajah.

Tentu kita geram, marah, dan tak habis pikir dengan sikap penguasa Muslim. Mereka benar-benar terkena virus “Wahn” cinta dunia dan takut mati. Kedudukan mereka sebagai penguasa harus mereka selamatkan dengan tunduk pada titah tuannya. Sampai mereka lupa bahwa rakyat Gaza adalah saudara seiman mereka. Padahal dengan nyata kita lihat mereka yang non-Muslim justru mengiba dan memohon kepada tentara Muslim untuk membuka gerbang perbatasan agar bantuan bisa mereka salurkan, namun tentara Muslim itu tak bergeming.

Oleh karena itu kaum Muslim harus terus bersuara dengan lantang dan tanpa keraguan. Tentu yang telah memiliki kesadaran itu adalah para pengemban dakwah. Maka peran penting ini harus dimainkan oleh para pengemban dakwah agar dukungan umat atas dasar keimanan semakin kuat. Harapannya ketika umat sadar, mereka tergerak untuk menuntut penguasanya agar menyelesaikan persoalan genosida di Gaza ini dengan tuntunan Islam.

Maka upaya yang harus dilakukan oleh pengemban dakwah adalah terus mengopinikan solusi hakiki persoalan Palestina ini adalah jihad dan khilafah. Karena sudah terbukti gerakan masyarakat dunia dengan landasan kemanusian kandas. Umat harus menyadari betul bahwa kesadaran untuk kembali kepada syariah Islam kafah yang diemban oleh sebuah negara dengan sistem pemerintahan yang khas yaitu khilafah sangat urgen dan mendesak.

Namun umat tidak bisa dibiarkan sendirian, umat harus dipimpin oleh para pengemban dakwah menapaki jalan sebagaimana Rasulullah saw. dalam menegakkan Islam di Madinah. Jadi semua langkah-langkah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. harus kita ikuti dengan penuh keyakinan, karena hanya dengan metode tersebut khilafah akan terwujud.

Maka, inilah saatnya para pengemban dakwah menguatkan keistikamahan di jalan dakwah mengikuti thariqah dakwah Rasulullah saw. Mencerdaskan umat dengan pengkajian Islam, berinteraksi dengan umat dengan terus menjelaskan solusi-permasalahan kehidupan berdasarkan Islam.

Semua proses ini akan berujung dengan kesadaran umat untuk kembali kepada syariah Islam kafah dalam naungan khilafah. Sembari para pengemban dakwah juga terus menguatkan hubungan dengan Allah Subhanahu wa ta’ala, senantiasa taat dan menjauhi apa-apa yang dilarang, maka harapannya pertolongan Allah segera datang dan fajar khilafah terbit untuk membebaskan Palestina. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by istockphoto.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button