Opini

Kenakalan Remaja, Selamatkan Dengan Islam

Kita perlu menerapkan Islam kafah dalam kehidupan sehingga semua elemen bisa bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan generasi cemerlang emas pewaris peradaban.


Oleh Fiani, S.Pd.
(Pegiat Literasi)

JURNALVIBES.COM – Setiap orang tua bercita-cita punya anak yang saleh dan saleha, taat kepada Allah SWT., menghormati orang tuanya, menghargai guru, menyayangi saudara, sopan kepada yang lebih tua dan memiliki sifat jujur dan bertanggung jawab.

Related Articles

Namun, fakta di lapangan berkata lain. Akhlak remaja saat ini kondisinya memprihatinkan. Nasihat apapun yang diberikan tidak mempan. Sehingga harapan orang tua untuk memiliki generasi penerus yang cemerlang seolah jauh panggang dari api. Berganti rasa kekhawatiran akan masa depan anaknya.

Remaja adalah agen perubahan dan calon pemimpin masa depan. Namun apa jadinya jika mereka justru berkubang dalam kemaksiatan.
Kita tentu tidak bisa berdiam diri melihat realita yang terjadi.

Sebagaimana kita ketahui pangkal dari semua ini adalah penerapan sistem Kapitalis yang diadopsi negeri ini. Sistem yang memberikan kebebasan berekspresi sesuai dengan keinginannya, hingga melakukan apa saja tanpa bersandar pada syariat.

Seharusnya remaja menyibukkan diri dengan kegiatan-kegiatan positif yang membuat dirinya menjadi remaja yang membanggakan orang tua, Namun Remaja hari ini justru jauh dengan moral yang terpuji. Tak jarang mereka terlibat dalam tindak kekerasan yang berujung pada cedera bahkan hilangnya nyawa.

Dikutip laman Zonasultra (10/2), terjadi pengeroyokan orang tak dikenal (OTK) pada remaja berinisial H yang berumur 17 tahun di Jalan Abunawas, Lorong Toridale Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari dan tangan korban sebelah kirinya putus.

Perilaku remaja masa kini semakin bertolak belakang dengan ajaran Islam, sehingga menyelesaikan masalah yang dihadapi tidak bersandar pada Islam. Saat remaja tidak ada pemahaman Islam maka ego akan menguasai dirinya merasa paling kuat, hebat, dan mudah insecure sebab mereka tidak bisa menahan diri terhadap hal baru yang masuk ke dalam dirinya. Hingga muncul berbagai kasus yang terjadi seperti kasus pengeroyokan, narkoba, free seks, tawuran, dan lainnya.

Padahal, tindakan yang dilakukan remaja hari ini adalah tindakan yang menyimpang, jelas bertentangan dengan ajaran Islam. Maka butuh Islam untuk menyelamatkan generasi dari keterpurukkan moral dengan melibatkan kerja sama antara orang tua siswa, guru, dan negara. Sebab, masing-masing punya peran penting dalam mendidik para generasi, terutama orang tua adalah madrasah utama dalam mendidik putra-putrinya untuk menjadi anak yang saleh dan salehah.

Kacamata Islam, perbuatan baik akan mendapatkan pahala, dan perbuatan buruk akan mendapatkan dosa, tentu standar dalam perbuatan baik dan buruk harus bersandar pada syariat yang telah Allah turunkan.

Kemajuan negara ditentukan oleh generasinya. Sebab, generasi yang beriman dan bertakwa akan membawa kebangkitkan suatu. Hal ini sebagaimana digambarkan oleh sejarah, bagaimana peradaban Islam mampu melahirkan generasi cemerlang. Negara dengan pendidikan Islam telah melahirkan pemuda-pemuda seperti Atab bin Usaid diangkat oleh Rasul saw. sebagai gubernur Makkah pada umur 18 tahun. Muhammad al Fatih menaklukkan Konstantinopel ibu kota Byzantium pada umur 22 tahun. Muhammad Al Qasim menaklukkan India sebagai seorang jenderal agung pada umur 17 tahun, dan pemuda lainnya.

Peradaban Islam juga melahirkan ilmuwan yang luar biasa seperti Al-Farabi yang bernama lengkap Abu Nashr Muhammad Ibnu Tarkhan Ibnu Uzlag AI-Farab, Sejak kecil, Al-Farabi dianggap sebagai sosok istimewa yang menguasai bahasa bahasa Arab, Persia, Turki, dan Kurdi. Masih banyak lagi tokoh-tokoh dan ilmuwan lainya yang telah tercatat dalam sejarah Islam dan layak dijadikan rule model oleh remaja saat ini.

Oleh karena itu, pendidikan Islam jelas melahirkan generasi muda yang akan menjadi pemimpin perubahan. Namun tidak akan terwujud jika hanya orang tua yang berperan dalam mendidik tapi juga butuh peran guru dan negara dalam mendidik dan membimbing para generasi.

Semua akan terwujud jika orang tua, guru, masyarakat dan negara bekerja sama mendidik generasi muda, sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah. Kita perlu menerapkan Islam kafah dalam kehidupan sehingga semua elemen bisa bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan generasi cemerlang emas pewaris peradaban. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fathzz


Photo Source by google.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button