Ibu, Fitrahmu Terjaga dalam Islam

Islam memiliki aturan kehidupan yang sempurna dan menyeluruh untuk mengatur kehidupan di dunia. Bahkan, Islam dengan aturannya mampu melahirkan individu yang takut pada Allah dan tunduk akan syariat-Nya.
Oleh Opa Anggraena
(Pegiat Literasi)
JURNALVIBES.COM – “Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarga (istrinya). Dan aku adalah orang yang paring baik di antara kalian terhadap keluarga (istri)ku.” (HR Tirmidzi dishahihkan Al-Albani)
Menurut Mustafa al-Maraghi dalam dalam kitabnya Tafsir al-Maroghi mengatakan bahwa fitrah adalah sebagai kondisi penciptaan manusia yang mempunyai kecenderungan untuk menerima kebenaran, termasuk menerima kebenaran bahwa seorang wanita begitu mulia dalam Islam, perasaannya begitu lembut dan penyayang.
Namun, begitu mengejutkannya ketika muncul pemberitaan seorang wanita berinisial NT (25), diduga melakukan pelecehan seksual terhadap 17 anak di bawah umur di Kawasan Rawasari, Kota Jambi.
Dilansir dari kompas (7/2/2023),
Wanita pemilik rental PlayStation (PS) itu dilaporkan oleh orangtua dari 17 korban terdiri. Kebanyakan dari mereka adalah laki-laki .
Memilukan, sungguh sangat menyayat hati mendengar pemaparan salah satu orang tua korban tentang aksi pelecahan tersebut. Korban dipaksa menerima permintaan NT saat rental PS sedang sepi. Si pelaku menyuruh anak-anak ini untuk menyentuh bagian tubuh tertentu dari pelaku.
Sistem yang Rusak Menghilangkan Fitrah Ibu
Tragis, hampir tak habis pikir. Bagaimana bisa seorang wanita terlebih dia juga adalah seorang ibu dengan fitrah kebaikan yang sudah Allah titipkan mampu melakukan itu semua? Namun inilah faktanya, mau tidak mau, suka atau tidak suka harus kita dengar, kita lihat beritanya bahkan terjadi di sekitar lingkungan terdekat kita. Rusak sudah sistem kehidupan saat ini yang mana dijauhkannya agama dari kehidupan. Fitrah kebaikan yang ada dalam diri seorang ibu pun ikut rusak.
Banyak hal tentu yang menjadi pemicunya, namun sistem yang diterapkan saat ini memiliki andil besar dalam kerusakan fitrah seorang ibu terlebih merusak kehidupan manusia. Bagaimana tidak, dengan dijauhkannya agama dari kehidupan individu tidak lagi memiliki rasa takut terhadap Rabbnya. Tidak memiliki batasan dalam melakukan segala aktivitas yang dilakukan.
Sistem yang ada saat ini mengumbar dan menuhankan nilai seksual di mana-mana. Mulai dari tontonan, lagu, bacaan dan lainnya. Hasilnya, lahir pandangan seksual antara pria dan wanita, tak terkecuali orang dewasa dengan anak-anak seperti kasus di Jambi.
Dalam Islam, seorang hamba tentu perlu memiliki batasan- batasan dalam melakukan aktivitasnya. Segala aktivitas yang dilakukan pun harus sesuai dengan syariat Islam dan tentu untuk mengharap rida Allah. Ada batasan agar seorang hamba itu sendiri terjaga dan terhindar dari segala marabahaya.
Islam memiliki aturan kehidupan yang sempurna dan menyeluruh untuk mengatur kehidupan di dunia. Bahkan, Islam dengan aturannya mampu melahirkan individu yang takut pada Allah dan tunduk akan syariat-Nya. Karena, dalam Islam setiap individu akan dididik sesuai dengan aturan yang sebetulnya sesuai dengan fitrah yang ada pada diri manusia karena aturan itu datangnya dari Allah. Menyadarkan betul bahwa segala yang kita lakukan didunia akan dipertanggungjawabkan.
Dengan demikian fitrah kebaikan itu akan terjaga dan setiap manusia akan sadar bahwa dia adalah sebaik-baiknya ciptaan dan sadar akan tugasnya di dunia ini sebagai khalifah Allah.
Apalagi dalam Islam wanita begitu sangat mulia, karena darinya akan lahir generasi cemerlang pembela agama Allah. Tentu kewarasan setiap orangnya akan dijaga, kesulitannya akan dibantu dan segala permasalahannya akan diselesaikan. Sehingga ibu akan fokus menjalankan kewajibannya dengan penuh keikhlasan. Menjadi seorang ibu yang bahagia atas segala perannya. Tidak terbebani dan tidak ada penekanan akan tugas lain yang perlu dipikul.
Beginilah cara Islam memuliakan seorang hamba terlebih seorang ibu. Aturan Islam adalah aturan terbaik, karena aturan ini berasal dari-Nya yang tentu sesuai dengan fitrah manusia. Wallahu a’lam bishawab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fathzz
Photo Source by unsplash.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






