BLT BBM Akankah Menjadi Solusi?

Negara/pemerintah dalam sistem Islam tugasnya mengurus seluruh urusan rakyatnya. Salah satunya mengurus kebutuhan rakyat, seperti menjamin BBM sebagai kepemilikan umum, yang harus dikelola oleh negara bukan oleh individu/perorangan ataupun perusahaan swasta sehingga bisa mencukupi kebutuhan rakyat.
Oleh Endah Ratnasari
(Anggota Komunitas Muslimah Menulis Depok)
JURNALVIBES.COM – Penderitaan rakyat kembali diuji dengan dinaikkannya BBM oleh pemerintah beberapa waktu yang lalu. Jeritan rakyat pun tak terdengar kala para penguasa tertutup dinding kemegahan. Ribuan bahkan jutaan jiwa rakyat ini harus rela kelaparan akibat kebijakan penguasa. Tahun-tahun yang sulit pun dilewati dengan kebijakan yang tidak memedulikan rakyat kecil. Rakyat dibiarkan memilih jalur sendiri. Mereka yang memiliki harta dan tahta mampu bertahan hidup, bagi yang tak punya, hidup pun semakin sulit.
Pemerintah pun berdalih akan memberikan batuan sosial (bansos) kepada rakyat akibat naiknya harga BBM subsidi beberapa waktu lalu. Bansos yang diberikan berupa bantuan langsung tunai (BLT) BBM. BLT ini ditujukan untuk rakyat miskin. Namun, akankah BLT ini sesuai sasaran? Pasalnya, bantuan yang diberikan pemerintah seringkali tidak tepat pada sasaran. Sering kita jumpai di lapangan penerima bantuan merupakan orang-orang yang mampu atau berkecukupan.
Lalu bagaimana nasib para pejuang cuan di jalan? Mereka harus menggunakan transportasi roda dua atau empat untuk mencari nafkah. Seperti para ojol, supir truk, taksi dan lain sebagainya. Nasib mereka bergantung pada banyaknya jumlah penumpang yang menyewa jasanya. BBM naik membuat semua menjerit.
Jika dilihat, kebijakan yang ada pada sistem demokrasi kapitalis saat ini tidak memberikan solusi tuntas atas permasalahan yang ada malah seringkali rakyat jadi korbannya. Walaupun ada bantuan seperti BLT, tidak dapat meredam emosi rakyat. Tetap saja rakyat bersatu dengan para mahasiswa di berbagai daerah dan kota melakukan aksi protes. Mereka berharap pemerintah dapat menurunkan harga BBM agar roda perekonomian pun menjadi stabil. Rakyat khawatir terjadinya inflasi di negeri ini apabila kenaikkan terus berlangsung.
Namun, berbeda halnya dalam sistem Islam. Negara/pemerintah dalam sistem Islam tugasnya mengurus seluruh urusan rakyatnya. Salah satunya mengurus kebutuhan rakyat, seperti menjamin BBM sebagai kepemilikan umum, yang harus dikelola oleh negara bukan oleh individu/perorangan ataupun perusahaan swasta sehingga bisa mencukupi kebutuhan rakyat. Walaupun rakyat harus membayar, itu pun hanya untuk biaya produksi dan distribusi saja sehingga akan murah dan rakyat mudah mendapatkannya.
Semua rakyat bisa menikmatinya tanpa perbedaan yang kaya dan miskin. Kepemilikan umum sama sekali tidak boleh dikuasai oleh individu/perorangan ataupun perusahaan swasta.
Dengan diterapkannya sistem Islam, akan Allah Swt tampakkan kesejahteraan, keadilan, kemakmuran serta kebahagian untuk seluruh alam semesta. Tidak hanya Muslim bahkan seluruh penduduk bumi ini. Dalam Islam hasil bumi tidak diijinkan dimiliki oleh perorangan sehingga pengelolaannya akan lebih terjaga.
Pemerintah yang mengelola sendiri hasil, hasilnya akan diberikan kepada seluruh rakyat demi kesejateraan mereka. Pemerintah bahkan dapat memberikan hasil bumi seperti bensin secara cuma-cuma pada seluruh rakyat apabila dalam sistem Islam dan dikelola secara maksimal. Wallahu a’lam bishawab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz
Photo Source by Google
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






