Rakyat Makin Menjerit, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Banyaknya persoalan kaum Muslimin saat ini dikarenakan kelemahan aturan (regulasi) yang ada. Padahal, negara semestinya menjadi institusi paling depan dalam memberikan solusi terbaik dan mengatur urusan masyarakat. Sebab, peran dan fungsi negara dalam padangan Islam sebagai pengayom, pelindung, dan periayah harus dijalankan dengan baik dan sesuai syariah Islam.
Oleh Qonitta Al-Mujadillaa
(Aktivis Muslimah Kalsel)
JURNALVIBES.COM – Bak bola salju, kondisi rakyat kian terjepit. Berbagai kejadian bahkan keadaan makin sulit tengah menimpa masyarakat. Hal ini menjadi alarm bagi negeri ini dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat ini.
Sebagaimana dilansir oleh Detikjabar.com seorang warga bernama Undang bernasib pilu bernasib pilu usai rumahnya dirobohkan oleh rentenir. Hal itu terjadi usai warga Kampung Haur Seah, Cipicung, Banyuresmi, Garut itu tak bisa melunasi utang sang istri senilai Rp 1,3 juta. Insiden penghancuran rumah milik Undang oleh rentenir tersebut terjadi hari Sabtu, 10 September 2022 lalu. Saat itu, sejumlah pekerja bangunan mendatangi rumahnya dan langsung membongkar rumah semi permanen tersebut. (detikjabar.com , 17/9/2022).
Tak kalah miris ditemukannya kasus warga yang meninggal karena TBC. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr. Ati Pramudji Hastuti keenam orang itu ternyata meninggal karena penyakit tuberkulosis. Beliau menceritakan, hal ini terungkap setelah tenaga kesehatan masuk ke wilayah Baduy selama tiga hari. Selain mencari tahu penyebab kematian misterius kaum Baduy dengan mengambil sampel darah, petugas juga memeriksa warga dan memberi pengobatan. (kompas.com, 15/9/2022).
Beragam fakta saat ini begitu mengenaskan menimpa masyarakat mulai dari rumah dibongkar karena terjerat rentenir, mati misterius karena penyakit tak tertangani hingga data akademik yang menyatakan bahwa 50% penduduk alami kelaparan tersembunyi. Realita kehidupan masyarakat saat ini begitu memilukan dan menyesakkan dada. Bagaimana tidak? Peristiwa ini semakin membuat masyarakat bertanya, apa sebenarnya penyebab utama dari segala persoalan mereka saat ini? Apakah hanya karena kesalahan personal yang bersangkutan dan faktor lingkungan semata?
Tentunya ketika ingin mengetahui apa sebenarnya masalah utama saat ini, masyarakat harus berpikir secara menyeluruh dan tidak boleh pragmatis dalam memandang realitas masyarakat hari ini.
Kapitalisme Biang Kerok
Berbagai persoalan kehidupan masyarakat hari ini menggambarkan bahwa kondisi masyarakat memang begitu memprihatinkan. Demikian kondisi hari ini bukan hanya terjadi disebabkan karena kesalahan personal dan buruknya lingkungan semata. Akan tetapi, semua berawal dari paradigma yang keliru dalam memandang kehidupan hingga segala aturan kehidupan berasal dari paradigma keliru tersebut.
Paradigma yang keliru akan membuat kehidupan semakin rusak dan merusak. Paradigma ini lahir dari sistem kapitalis demokrasi yang lahir dari hawa nafsu manusia yang begitu lemah, terbatas, dan tergantung. Sistem kapitalisme yang begitu sangat merusak kehidupan masyarakat. Sebab, diterapkan kapitalisme inilah kerusakan-kerusakan dalam kehidupan semakin meluas. Kapitalisme yang hanya mementingkan para oligarki kapital sehingga rakyat tidak menjadi prioritas. Para oligarki kapital sungguh mereka semakin berjaya sedangkan rakyat sengsara. Inilah bukti rusaknya sistem kapitalisme.
Semua yang terjadi bukan kasus baru dan terus akan berlanjut selama system sekuler kapitalistik terus dipraktikkan.
Sistem kapitalisme telah membuat kehidupan masyarakat semakin sulit, berbagai problematik umat semakin meruncing, bahkan tenggelam dalam kerusakan di setiap sendi kehidupan. Sebuah keniscayaan jika sistem ini masih bercokol dalam kehidupan ini maka kaum Muslim akan terus diterpa persoalan kehidupan. Sebab, asas utama yang dibangun oleh sistem ini tidak sesuai fitrah manusia hingga merusak dan tidak memberikan kebaikan kehidupan manusia.
Islam Solusi Paripurna
Islam adalah agama sekaligus ideologi yang melahirkan aturan sempurna dan menyeluruh. Islam merupakan solusi bagi seluruh problem kehidupan manusia. Allah Swt berfirman, “..Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Tetapi barangsiapa terpaksa karena lapar, bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang” (TQS al-Maidah: 3). Islam sangat rinci menuntaskan berbagai persoalan kehidupan.
Banyaknya persoalan kaum Muslimin saat ini dikarenakan kelemahan aturan (regulasi) yang ada. Padahal, negara semestinya menjadi institusi paling depan dalam memberikan solusi terbaik dan mengatur urusan masyarakat. Sebab, peran dan fungsi negara dalam padangan Islam sebagai pengayom, pelindung, dan periayah harus dijalankan dengan baik dan sesuai syariah Islam. Karena hal tersebut akan dimintai pertanggungjawaban kelak di yaumil akhir.
Semua itu akan ada ketika sebuah sistem yang menaungi adalah berasal dari Sang Pencipta, yaitu Islam. Dengan dibangun atas keimanan yang kokoh dalam diri kaum Muslim, maka tentunya menyadari amanah.
Pemimpin yang ada akan senantiasa menjalanakan amanah sebagai bukti tanda takwa kepada Allah Swt. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang imam itu laksana perisai. Dia akan dijadikan perisai dan orang akan berperang di belakangnya, digunakan sebagai tameng. Jika dia memerintahkan takwa kepada Allah ‘Azza wa Jalla, dan adil, maka dengannya dia akan mendapatkan pahala. Tetapi jika memerintahkan yang lain, maka dia juga akan mendapatkan dosa/azab karenanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Maka, dari sini lahirlah berbagai kebijakan yang tentunya akan sejalan dengan hukum Islam, termasuk salah satunya dalam hal pekerjaan. Para suami akan dibekali dengan keterampilan-keterampilan agar mampu bekerja dengan baik. Negara yang menerapkan syariah Islam akan memberikan lapangan pekerjaan untuk para suami agar tidak sulit dalam menafkahi keluarganya hingga sampai berhutang seperti kondisi saat ini.
Negara juga akan memberikan jaminan kesehatan, pendidikan dan keamanan secara gratis. Kaum Muslimin tidak akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup dan tidak akan pernah dipersulit dalam urusan masyarakat tentunya. Sebab jika syariah Islam diterapkan secara sempurna, maka keberkahan dan kebaikan akan diturunkanNya (Sebagaimana janji Allah dalam QS al-A’raf 96). Wallahu a’lam bishawab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fathzz
Photo Source by unsplash.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






