Islam Selamatkan Generasi dari Liberalisme Pergaulan

Menuntaskan permasalah generasi saat ini. Negara memiliki kekuatan yang mengikat untuk mengatur kehidupan bermasyarakat termasuk kehidupan generasi. Sudah seharusnya negara mengkondisikan kehidupan bermasyarakat yang baik dan luhur.
Oleh Nasywa Adzkiya
(Aktivis Muslimah Banua)
JURNALVIBES.COM – Berbagai macam permasalahan di negeri ini tak kunjung selesai. Dari waktu ke waktu permasalahan bukannya berkurang tetapi justru semakin terus bertambah. Permasalahannya pun beragam, dari permasalahan ekonomi, kriminal hingga rusaknya moral generasi.
Mengamati generasi hari ini tentu kita sepakat bahwa pergaulan mereka semakin bebas. Hal ini terbukti dari berbagai kasus yang terjadi pada remaja di negeri ini. Selain itu kita juga dapat menyaksikan bagaimana rusaknya generasi saat ini dari berbagai konten yang tersebar di sosial media.
Sudah menjadi rahasia umum bahwasanya fakta pergaulan remaja saat ini semakin bebas dan memprihatinkan. Perilaku seks bebas seolah menjadi sesuatu yang dinormalisasi oleh generasi saat ini.
Perilaku bebas ala barat ini seperti menjadi gunung es yang begitu berbahaya.
Data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa 60 persen remaja usia 16 hingga 17 tahun di Indonesia telah melakukan hubungan intim. Sehingga dapat disimpulkan bahwa anak-anak remaja di bawah umur di Indonesia sudah banyak yang melakukan hubungan intim, alias seks ternyata bukanlah isapan jempol semata.(liputan, 06/08/2023)
Era digitalisasi dan globalisasi saat ini telah membuat arus informasi menjadi semakin mudah. Selain itu, konten-konten pornografi juga begitu marak di negeri ini. Bahkan negara tidak memiliki aturan yang tegas terhadap penyebar konten-konten demikian.
Selain itu, rusaknya ikatan keluarga atau yang dikenal dengan broken home juga banyak menimpa remaja saat ini. Sehingga banyak remaja yang mencari kesenangan di luar dan mencari kasih sayang dari orang lain. Tidak jarang yang kemudian terjebak pada seks bebas.
Faktor lainnya yaitu lingkungan yang salah, dalam pergaulan hal ini akan mudah membuat seseorang terjeremus pada perilaku menyimpang termasuk perilaku seks bebas. Selain itu faktor gaya hidup juga berpengaruh pada perilaku menyimpang remaja. Bagaimana tidak, keinginan untuk membeli barang-barang mewah untuk dipamerkan, membuat mereka rela menjual kehormatan mereka. Hal yang paling utama adalah karena jauhnya generasi saat ini dari pemahaman agama.
Sekularisme telah membuat generasi kehilangan arah. Hingga tidak lagi menjadikan standar halal dan haram dalam perbuatan. Alhasil maraknya perilaku menyimpang semakin meningkat di negeri ini.
Jika ditelaah kembali, rusaknya generasi saat ini banyak terpengaruh dengan paham liberalisme ala Barat. Kiblat generasi hari ini adalah trend kebebasan ala Barat. Dengan anggapan bahwa paham kebebasan ala Barat adalah bentuk modernisasi yang keren untuk diikuti. Maka tidak heran, pemahaman liberalisme ini menjadikan generasi berbuat tanpa mempertimbangkan aturan agama dengan dalih modernisasi. Selain liberalisme, paham sekuler kapitalisme juga membuat generasi semakin jauh dari pemahaman agama.
Paham sekularisme yang memisahkan agama dari kehidupan membuat generasi semakin rusak. Bagaimana tidak, sistem pendidikan di negeri ini yang menerapkan pemahaman sekuler, membuat generasi tidak terdidik dengan pemahaman agama yang benar.
Paham kapitalisme juga telah membuat kerusakan yang begitu parah pada generasi hari ini. Kapitalisme yang merupakan paham berasas materi, telah menjadikan generasi hari ini berbuat hanya berorientasi kepada materi semata, tanpa perduli terhadap syariat dan tidak memperhatikan halal dan haram dalam perbuatan. Segala cara dilakukan demi meraup keuntungan materi. Bahkan tidak sedikit generasi hari ini menjadikan kemaksiatan sebagai jalan untuk mencari keuntungan.
Rusaknya generasi hari ini sudah seharusnya menjadi perhatian bagi kita bersama. Rusaknya generasi dapat menyebabkan rusaknya masyarakat dan rusaknya tatanan sosial. Selama sistem yang rusak masih digunakan, maka permasalahan generasi ini tidak akan mungkin selesai.
Hal ini sangat berbeda dengan penerapan syariat Islam. Dalam Islam hubungan antara laki-laki diatur sedemikian rupa. Islam juga memberikan aturan-aturan yang jelas terhadap pergaulan laki-laki dan perempuan, seperti larangan khalwat (berdua-duaan dengan lawan jenis), larangan ikhtilat (campur baur dengan lawan jenis), wajibnya menundukkan pandangan, wajibnya muslimah yang telah baligh untuk menutup aurat, larangan untuk mendekati zina, diberlakukannya sanksi bagi yang melakukan zina dengan dera (bagi yang belum menikah) atau rajam (bagi yang sudah menikah), serta aturan-aturan lain terkait pergaulan. Dengan penerapan hukum Islam secara menyeluruh maka akan terlahir para generasi yang berkualitas.
Selain itu, negara juga memiliki peran yang sangat vital dalam menuntaskan permasalah generasi saat ini. Negara memiliki kekuatan yang mengikat untuk mengatur kehidupan bermasyarakat termasuk kehidupan generasi. Sudah seharusnya negara mengkondisikan kehidupan bermasyarakat yang baik dan luhur. Pemimpin di dalam Islam akan memikirkan bagaimana kehidupan umat dapat berjalan dengan baik sesuai dengan perintah Allah.
Islam memiliki seperangkat aturan yang sudah tertuang lengkap di dalam Al-Quran. Islam mengatur manusia sedemikian rupa sesuai dengan fitrah manusia.
Sebagaimana firman Allah Swt. dalam Q.S Al Jasiyah ayat 18.
ثُمَّ جَعَلْنٰكَ عَلٰى شَرِيْعَةٍ مِّنَ الْاَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ اَهْوَاۤءَ الَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ
Artinya: “Kemudian Kami jadikan engkau (Muhammad) mengikuti syariat (peraturan) dari agama itu, maka ikutilah (syariat itu) dan janganlah engkau ikuti keinginan orang-orang yang tidak mengetahui.”
Maka sudah saatnya kita mencari solusi tuntas untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda. Sistem Islam bisa menjadi pilihan alternatif karena telah terbukti mampu menyelesaikan semua permasalahan di tengah masyarakat secara paripurna. Wallahu a’lam bishawab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz
Photo Source by canva.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






