Teenager

Siapakah yang Lebih Dulu Menjemputku?

Adakalanya, biru langit itu menjadi kelabu. Segarnya daun pun akan menjadi layu, seperti diri yang terkadang lemah taat pada Allah.

Oleh: Cicih Yuningsih Irawan, M.Pd. (Hijrah Consultant)

JOURNALVIBES.COM – Aku sudah berusaha mencari jodoh, tapi belum ketemu juga.

Related Articles

Jika sebagian dari kita ada yang berpikir seperti itu, tidak usah berkecil hati. Mungkin, ada hal lain yang belum kita pahami dengan benar mengenai jodoh kita. Jodoh, cerminan diri kita. Hampir sebuah kemiripan dan kecocokan dari kepribadian, kecenderungan, dan akhlak kita. Di dalam satu surat, Allah Swt. berfirman.

“ … wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (QS. An-Nur: 26)

Jika demikian rumusan takdir-Nya, maka memantaskan diri merupakan cara terbaik dalam penantian. Ketika segala amalan telah kau lakukan. Sedekah, salat malam, bahkan saum sunnah pun tak kau lewatkan. Namun usahamu hingga kini belum jua menemukan titik terang.  

Adakalanya, biru langit itu menjadi kelabu. Segarnya daun pun akan menjadi layu, seperti diri yang terkadang lemah taat pada Allah. Hingga hatimu menggerutu “Kapan Kau akan menghadirkannya wahai Allah?”

Sobat, janganlah menyalahkan Allah sebagai maha pemberi takdir. Jangan pula beranggapan bahwa Allah tak punya titik keadilan. Cobalah pejamkan mata dan renungkan. Hela napas panjang dan mulai bayangkan. Apa yang membuat jodohmu datang begitu lama? Apa yang membuat penantianmu seolah-olah sia-sia? Bukan! Bukan karena Allah menzalimimu.

Bisa jadi karena ada yang salah dalam niatmu. Bisa jadi kau belum menemukan konsep ikhlas dalam ibadahmu. Bisa jadi ada titik hitam di hatimu, hingga kau berubah lebih baik bukan karena Allah, melainkan hanya formalitas agar terlihat saleh. Agar segera dijemput oleh jodoh idaman. Itu sebabnya mungkin doamu yang selama ini dipanjatkan tertahan dengan niat yang salah.

Maka, sebelum terlambat, mari kita luruskan niat, memperbaiki diri semata-mata karena Ilahi, jangan selipkan semua perubahan kita hanya karena agar dapat Allah hadiahi kekasih hati. Karena kesuksesan seseorang berawal dari niat.

Jika niatnya buruk, alhasil yang didapatkan pun takkan baik. Mari kawan, niatkan semua perbuatan baik kita semata-mata untuk beribadah, yakinlah jika rida Allah sudah kita gapai, jodoh idaman akan datang dengan sendirinya. Jika tak dipertemukan di dunia, insyaAllah di akhirat kelak. Karena kau takkan pernah tahu, siapakah yang lebih dulu menjemputmu, jodoh idaman, atau kematian? []


Photo Source by Google

Disclaimer: JOURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JOURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JOURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@journalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button