Perisai untuk Palestina

Persoalan Palestina adalah persoalan Islam dan seluruh kaum Muslim. Palestina membutuhkan junnah (perisai), perwujudan dari kekuasaan Islam yang berlandaskan akidah dan syariat Islam.
Oleh Nesvy Mayasari
(Praktisi Pendidikan)
JURNALVIBES.COM – Bagai duri dalam daging. Israel terus menerus berulah. Tak henti-hentinya, Palestina menjadi sasaran kekejaman pasukan Israel, bahkan anak-anak pun menjadi korban kebiadabannya.
Dilansir dari voaindonesia (19/02/2023), Israel melancarkan serangan udara yang terarah dan menarget beberapa wilayah di ibu kota setelah tengah malam. Serangan itu menewaskan lima orang, menyebabkan 15 warga sipil terluka, dan merusak beberapa gedung hunian.
Sementara itu, pasukan Israel juga telah membunuh seorang bocah berusia 14 tahun, bernama Qusai Radwan Waked di Tepi Barat, setelah mengalami luka parah pada bagian perut. (cnnindonesia, 13/02/2023).
Ini bukanlah kali pertama. Sebelumnya ribuan nyawa rakyat Palestina melayang dibantai dengan sadis oleh tentara Israel. Sejak memproklamirkan kemerdekaannya pada tahun 1948, Zionis penjajah ini dengan leluasa membunuh dan menghancurkan permukiman.warga Palestina. Israel yang dulu hanya menempati territorial sekitar 5 – 10 persen wilayah Palestina, kini sudah menguasai hampir 90 persen tanah Palestina.
Rumah-rumah warga Palestina dihancurkan tanpa alasan. Direbut dan diambil alih. Orang Palestina tak bisa berbuat apa-apa. Perjuangan mereka membebaskan diri dari penjajahan Israel malah dituduh sebagai aksi terorisme. Sementara pemerintahan mereka, baik yang di Tepi Barat atau Jalur Gaza, hanyalah pemerintahan tanpa kuasa. Tak punya militer. Hanya punya sedikit polisi tanpa senjata. Secara de jure, Palestina sudah tiada.
Penguasa-penguasa negeri Islam pun selama ini tidak melakukan tindakan nyata untuk menghentikan penjajahan Yahudi. Kecuali diam, sekadar mengutuk atau mengecam. Diamnya penguasa Arab semakin menunjukkan pengkhianatan mereka terhadap umat Islam dan Palestina yang diberkahi.
Israel pun serasa berada di atas angin dengan dukungan yang diberikan oleh PBB yang sebelumnya telah digandeng oleh Amerika Serikat. Tidak pernah berhenti, Amerika Serikat kembali menggaungkan solusi dua negara bagi Palestina dan Israel. Artinya, Palestina harus mengakui penjajahan Israel. Banyak negeri Muslim yang termakan dengan solusi ala Amerika ini seolah-olah persoalan Palestina akan selesai dengan cara tersebut. Indonesia termasuk salah satu di antaranya.
Hal tersebut adalah racun berbahaya. Israel adalah penjajah. Masalah utama Palestina adalah keberadaan Israel. Maka tidak ada solusi tuntas dan hakiki kecuali harus bersandar pada syariah.
Persoalan Palestina adalah persoalan Islam dan seluruh kaum Muslim. Palestina membutuhkan junnah (perisai), perwujudan dari kekuasaan Islam yang berlandaskan akidah dan syariat Islam. Itulah khilafah islamiyah yang mengikuti manhaj kenabian.
Khilafah lah sebagai satu-satunya pelindung umat yang hakiki, yang keberadaannya secara nyata akan melancarkan jihad terhadap siapa saja yang memusuhi Islam dan kaum Muslim. Termasuk mengusir Israel dari bumi Palestina.
Betapa telah nyata, daulah khilafah memberikan perlindungan kepada meski hanya seorang perempuan Amuriah yang dilecehkan oleh tentara Romawi. Saat itu, ia yang sedang berbelanja di pasar. Kemudian, tentara Romawi yang melihat perempuan tersebut, menggodanya dan menarik jilbabnya. Lalu, ia meminta pertolongan karena diganggu dan dilecehkan oleh tentara Romawi tersebut. Serta merta, khalifah yang mendengar, langsung mengumumkan perang untuk memenuhi seruan Muslimah tersebut dengan mengirimkan ribuan tentara ke kota Amuriah.
Maka Khalifah pun tentu akan memerangi Israel yang telah merampok tanah Islam yang mulia dan menjajah kaum Muslim Palestina dengan kejam sejak lama.
Allah Swt. telah memerintahkan adanya seorang khalifah yang berfungsi melindungi kaum Muslim. Rasulullah saw. pernah bersabda, “Imam/khalifah itu laksana perisai tempat orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya.” (HR. Muslim).
Khilafah akan bisa menyatukan potensi kekuatan umat untuk berjihad. Bila iman telah memanggilnya dengan satu komando, tidak ada kekuatan kufur yang bisa menandingi. Wallahu a’lam bishawwab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fathzz
Photo Source by unsplash.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






