Sastra

Sistem Pendidikan Sekuler Melumpuhkan Generasi

Islam rahmat untuk seluruh alam, bukan hanya untuk manusia saja. Islam tidak hanya menjadikan generasi sebagai penerus dan pembangun peradaban, tetapi mampu mencegah generasi agar mereka tidak melakukan hal yang menyimpang. Karena para generasi mampu memahami bahwa tujuan hidup sebenarnya juga memikirkan urusan akhiratnya.


Oleh Hanisa Aryana, S.Pd.
(Pemerhati Pendidikan & Remaja)

JURNALVIBES.COM – Pendidikan merupakan kebutuhan yang wajib dimiliki oleh seluruh generasi, agar mereka mampu menjalani kehidupannya lebih baik. Namun, dalam proses menjalani pendidikan ternyata tidak semulus yang dibayangkan. Malah, semakin bertambah generasi yang terpuruk selama menjalani pendidikan saat ini. Sehingga, banyak yang memilih jalan pintas untuk mengakhiri perjalanannya dalam menempuh pendidikan.

Seperti adanya seorang mahasiswa yang bernama Sulthan Nabinghah Royyan (18 tahun) telah ditemukan meninggal dunia di Universitas IPB. Kejadian tersebut diduga karena gantung diri di kamar mandi sebuah penginapan OYO di dekat Kampus Universitas IPB Dramaga Bogor, Jawa Barat. Pegawai penginapan berinisial IF di Perum Dramaga Hijau, Desa Babakan, Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah menemukan jenazah mahasiswa itu. Kepolisian Polsek Dramaga dan Team INAFIS Polres Bogor yang telah mengolah TKP mendapatkan keterangan korban meninggal dunia dengan cara menggantungkan dirinya pada seutas tali di dalam kamar mandi. (republika, 9-08-2024)

Kasus terbaru ialah seseorang mahasiswa PPDS Anestesi Undip yang bernama Aulia Risma Lestari, telah ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada Senin (12/8). Mahasiswa yang seorang dokter muda tersebut di RSUD Kardinah Tegal, telah bunuh diri dengan cara menyuntikkan obat bius jenis Roculax. Konon, ia nekat melakukan hal tersebut lantaran tak tahan dengan perundungan yang dialaminya selama menjalani pendidikan di Undip. Saat menemukan jasad mendiang Aulia, buku diary juga ditemukan yang diduga menjadi saksi penderitaannya sebelum menghembuskan napas terakhirnya. (Jawapos, 17-8-2024)

Banyak kasus bunuh diri pada mahasiswa, juga berbagai persoalan yang menimpa mahasiswa menggambarkan kompleksnya persoalan yang dihadapi. Masalah tersebut mampu membuat mahasiswa menjalani kehidupannya saja terasa sangat berat, apalagi dalam menempuh pendidikannya.

Sistem pendidikan yang diterapkan saat ini membuat para generasi memiliki peran menjalani kehidupannya hanya sekadar untuk di dunia saja. Jadi semakin memikirkan urusan kehidupan di dunia, maka semakin menderita dalam menempuh pendidikan tanpa melibatkan Allah, Sang Pencipta.

Allah dan seluruh aturan-Nya yang diturunkan untuk manusia, mampu mengurus urusan manusia agar menjalani kehidupan lebih baik. Tetapi, saat ini seluruh kehidupan sedang tersistematis oleh sistem yang menjauhkan agama dari kehidupan. Sistem tersebut ialah sistem kapitalisme dengan berbasis akidah sekuler. Akidah tersebut telah diterapkan dalam sistem pendidikan sekuler agar generasi menjadi kepribadian yang berfokus untuk menjalani kehidupan dunia saja, tanpa memikirkan urusan akhirat termasuk kepada Allah Swt.

Sistem pendidikan sekuler mampu menjauhkan generasi dari berkepribadian yang bertakwa dan berakhlak mulia yang sebenarnya. Sistem ini gagal melahirkan generasi yang berkepribadian Islam. Padahal, generasi akan menjadi penerus dan pembangun peradaban. Dengan adanya generasi yang menjadi penerus dan pembangun peradaban, maka seluruh kehidupan dalam suatu negara akan semakin tenteram dan sejahtera.

Hal tersebut akan terjadi apabila negara juga menerapkan Islam ke seluruh lini kehidupan rakyatnya. Negara mampu mengurusi urusan seluruh rakyatnya, selama menggunakan sistem yang terbaik, yaitu sistem dari Islam. Hanya Islam yang berasal dari Allah swt, lebih memahami urusan manusia dibandingkan aturan selain-Nya. Sistem pendidikan dengan penerapan akidah Islam juga pasti mampu menjadikan generasi memiliki berkepribadian yang lebih baik, yaitu berkepribadian Islam.

Dengan dukungan sistem lain sesuai dengan Islam, akan tercipta lingkungan hidup yang mendukung untuk menguatkan terwujudnya kepribadian Islam. Islam rahmat untuk seluruh alam, bukan hanya untuk manusia saja. Islam tidak hanya menjadikan generasi sebagai penerus dan pembangun peradaban, tetapi mampu mencegah generasi agar mereka tidak melakukan hal yang menyimpang. Karena para generasi mampu memahami bahwa tujuan hidup sebenarnya juga memikirkan urusan akhiratnya. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by canva.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button