Hidup Rakyat Makin Berat Jika Pajak Kendaraan Bermotor Meningkat

Hanya Islamlah satu-satunya sistem yang mampu menjamin kesejahteraan bagi umat dalam berbagai aspek kehidupan baik pendidikan, ekonomi maupun politik.
Oleh Mayang Eka Wijayanti
JURNALVIBES.COM – Wacana terkait kenaikan pajak kendaraan bermotor saat ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para pengguna kendaraan bermotor, karena dengan naiknya pajak kendaraan bermotor maka akan semakin membebani masyarakat di tengah kondisi ekonomi semakin sulit.
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) memberikan komentar terkait pernyataan Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, yang menyebut akan menaikkan pajak kendaraan bermotor. Juru Bicara Kemenko Marves Jodi Mahardi menyampaikan, rencana menaikkan pajak kendaraan bermotor barulah sebatas wacana sehingga tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat. (Kompas, 19/1/2024).
Sebelumnya, Menko Luhut mengungkapkan, pemerintah berencana untuk menaikkan pajak kendaraan berbahan bakar minyak atau internal combustion engine (ICE). Langkah ini diambil sebagai upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan transportasi umum, seraya menekan emisi gas buang.
Meskipun baru menjadi wacana dan belum ditentukan kapan penerapannya, kebijakan ini tentu akan semakin mempersulit kehidupan rakyat. Masyarakat lebih memilih kendaraan bermotor karena ongkos yang lebih murah jika dibandingkan dengan kendaraan listrik dari sisi bahan bakar maupun kendaraan umum yang masih belum mampu melayani hingga ke pelosok-pelosok desa, tidak hanya itu pengguna kendaraan umum terkadang harus berganti kendaraan dua hingga tiga kali untuk bisa sampai ke tempat tujuan, hal ini tentu akan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama jika dibandingkan dengan penggunaan kendaraan pribadi.
Inilah yang menjadi alasan kenapa masyarakat lebih memilih kendaraan pribadi dengan bahan bakar minyak karena dinilai lebih efisien dan irit. Sehingga kenaikan pajak kendaraan bermotor tentu akan menambah beban baru untuk rakyat, mengingat kondisi ekonomi negara saat ini yang terasa semakin mencekik bagi rakyat.
Saat ini pajak menjadi sumber pemasukkan utama bagi negara, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa penerimaan negara dari pajak telah mencapai Rp1.109,1 triliun hingga akhir Juli 2023.(kemenkeu.go)
Sebagaimana kita tahu pajak di negara kapitalis bersumber dari harta rakyat. Sehingga dengan dinaikkannya pajak kendaraan bermotor tentu menjadi kebijakan yang sangat dzolim bagi rakyat. Pajak dalam sistem kapitalis sangat berbeda dengan pajak dalam sistem Islam, dimana pajak hanya diambil dalam waktu- waktu tertentu Ketika keuangan negara (baitul maal) dalam keadaan kosong, pajak hanya dibebankan kepada para aghnia (orang kaya) saja tidak dibebankan kepada seluruh rakyat, sehingga tidak membebani rakyat yang kondisinya kurang mampu.
Dalam Islam, terdapat seperangkat mekanisme bagi negara untuk membangun sistem keuangan yang sehat dan syar’i. Dalam Islam, baitul maal adalah konsep baku mengenai pengelolaan ekonomi negara yang tepat dan benar sesuai syari’ah. Baitul maal terdiri dari dua bagian pokok. Pertama, harta yang masuk ke baitul maal dan seluruh jenis harta yang menjadi sumber pemasukannya. Kedua, terkait harta yang dibelanjakan dan seluruh jenis harta yang harus dibelanjakan.
Terdapat beberapa sumber pendapatan negara di dalam sistem pemerintahan Islam, diantaranya ghanimah ( harta rampasan perang), Fai’, Kharaj ( pajak tanah), kafarat (denda), jizyah (pajak untuk kaum kafir), infak, zakat, dan wakaf. Sehingga pajak tidak menjadi satu- satunya sumber pemasukkan negara , dan negara mampu menjalankan kewajiban nya dalam meriayah umat bukan malah sebaliknya.
Demikianlah, dalam sistem Islam, negara akan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki untuk menghidupi dan menyejahterakan rakyatnya. Rakyat pun tenang dalam menjalani kehidupannya karena tidak dibebani dengan berbagai macam tuntutan untuk menghidupi negara , salah satunya melalui pajak .
Hanya Islam lah satu-satunya sistem yang mampu menjamin kesejahteraan bagi umat dalam berbagai aspek kehidupan baik pendidikan, ekonomi maupun politik. Wallahu a’lam bishawab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz
Photo Source by canva.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






