
Hanya Islam yang memiliki visi mulia atas pemuda, juga memiliki metode untuk menyelamatkan generasi. Hanya dengan sistem Islam negara akan menghasilkan pemimpin bangsa yang gemilang.
Oleh Siti Rohmah, S.Ak.
JURNALVIBES.COM – Pemuda merupakan tonggak peradaban, di pundaknya tongkat kepemimpinan yang akan datang diwariskan. Pemuda masa kini juga yang akan menentukan seperti apa generasi selanjutnya.
Namun sayang sungguh ketika kita dihadapkan pada kenyataan. Di mana bayangan kita terhadap pemuda masa kini adalah kecemasan terhadap pemimpin generasi masa depan, karena banyak hal unfaedah yang dilakukan muda mudi masa kini.
Dilansir dari detik.com (19/01/2023), AKP Tri Lesmana sebagai Wakapolsek Cileungsi pada Kamis mengatakan bahwa benar pihak polisi dibantu oleh warga telah mengamankan sebanyak 13 pelajar dikawasan Cileungsi, kabupaten Bogor, Jawa barat karena diduga hendak menggelar tawuran antarsekolah.
Sungguh ironis, ketika seorang pelajar yang seharusnya belajar dengan baik di sekolah malah melakukan suatu hal yang sama sekali tidak bermanfaat. Bahkan malah membahayakan nyawa dengan cara tawuran. Seolah tidak ada hal yang penting dalam visi kehidupan pelajar masa kini padahal mereka ada di awal pada masa kuat sebagai pemuda.
Melihat perilaku generasi yang minim visi, sibuk mengejar duniawi dan eksistensi serta harga diri. Hal ini menunjukkan potret bobroknya generasi hari ini dan hal ini makin parah ketika negara juga tak punya visi penyelamat generasi. Generasi muda mengikuti kemana arus bertiup, abai terhadap bahaya yang mengancam.
Begitulah potret pemuda yang dihasilkan di sistem sekuler yang hari ini diterapkan. Mereka menggiring generasi muda pada hal-hal yang banyak melalaikan tujuan hidup sesungguhnya.
Arah pendidikan yang diterapkan pada generasi saat ini berorientasi kepada manfaat atau material semata. Mencetak mesin-mesin bagi penopang berjalannya sistem kapitalisme yang sangat jauh dari nilai-nilai agama dan moral yang luhur
Hanya Islam yang memiliki visi mulia atas pemuda, juga memiliki metode untuk menyelamatkan generasi. Hanya dengan sistem Islam negara akan menghasilkan pemimpin bangsa yang gemilang. Karena jelas negara akan menerapkan kurikulum pendidikan sesuai syariat, menggembleng pemuda menjadi berkepribadian Islam, dengan pola pikir dan pola sikap Islam tentunya.
Dimulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Negara juga akan memberikan dukungan masyarakat yang islami sehingga efeknya akan maksimal terhadap generasi. Ketika ada pelanggaran, maka negara akan memberikan hukuman sesuai syari’at yang ditetapkan.
Dalam Islam, masyarakat termasuk pemudanya memahami hidup bukanlah untuk bersenang-bersenang memenuhi hawa nafsu di dunia ini. Tetapi tujuan hidup Muslim adalah untuk beribadah dan mendapatkan rida Allah. Kehidupan seperti ini hanya bisa terwujud dalam sistem yang menerapkan syariat Islam secara kafah dalam seluruh sendi kehidupan. Wallahu a’lam bishawwab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz
Photo Source by istockphoto.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






