Opini

Generasi Selamat dengan Islam

Kita tidak bisa berharap pada sistem kapitalis sekuler hari ini untuk dapat membentuk karakter luhur pada generasi. Karena sistem tersebut telah jelas menjauhkan manusia dari agama. Sementara akidah Islam lah yang hanya mampu membentuk karakter yang luhur pada manusia. Islam menjadikan perbuatan manusia bukan berorientasi kepada materi, melainkan pada ridha Allah Swt.


Oleh Nasywa Adzkiya
(Aktivis Muslimah Kalsel)

JURNALVIBES.COM – Di era gen Z hari ini, problem remaja patut menjadi perhatian khusus. Bagaimana tidak, berbagai macam masalah dialami oleh generasi hari ini. Mulai dari lemahnya pendidikan, pergaulan bebas, hingga masalah Kesehatan mental. Generasi hari ini merupakan tonggak estafet masa depan bangsa yang harus benar-benar diperhatikan. Karena masa depan bangsa berada di pundak generasi hari ini.

Tidak bisa dimungkiri berbagai macam problem remaja acap kali menjadi trending topik di berbagai media. Seperti baru-baru ini adanya kasus perundungan yang dilakukan oleh salah seorang siswa SMP. Kasus ini menjadi viral karena beredar di media sosial. Terlihat seorang anak laki-laki yang merupakan salah satu siswa di SMP Plus Baiturrahman, kota Bandung itu mendapat Tindakan bully dari teman sekelasnya. (okezone.com, 21/11/2022)

Kasus bullying di negeri ini seakan tak berkesudahan, bahkan sudah seperti mengakar dan menjalar di kehidupan masyarakat saat ini. Kasus bullying sebagian besar dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Tindakan kekerasan verbal seolah menjadi hal yang biasa. Hingga berujung pada kekerasan fisik. Tidak sedikit kasus bullying yang membawa maut, sungguh memprihatinkan.

Dilansir dari chatnews.id (22/11/2022) Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat adanya temuan kasus perundungan yang semakin meningkat kisaran 30-60 kasus per tahun. Bahkan, Indonesia menduduki peringkat kelima dalam kasus perundungan.

Menurut data Programme for International Students Assessment (PISA) anak dan remaja di Indonesia mengalami 15 persen intimidasi, 19 persen dikucilkan, 22 persen dihina, 14 persen diancam, 18 persen didorong sampai dipukul teman dan 20 persen digosipkan kabar buruk.

Tidak hanya kasus perundungan, baru-baru ini juga viral video di media sosial yang memperlihatkan seorang siswa SMP di Tapanuli Selatan yang sedang bersama rombongan temannya menendang seorang nenek hingga tersungkur. Ada apa dengan generasi hari ini yang seolah tak punya hati Nurani?

Mengurai Akar Masalah

Remaja merupakan tonggak masa depan suatu bangsa. Namun bagaimana jika kondisi remaja hari ini begitu memprihatinkan. Permasalahan remaja hari ini perlu diurai hingga akar. Setidaknya faktor yang berpengaruh terhadap kondisi remaja hari ini dipengaruhi oleh keluarga dan sekolah. Pendidikan yang diterima di keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak tentu sangat berpengaruh terhadap karakter anak. Jika keluarga tidak memberikan nilai-nilai dan kebiasaan yang baik maka bagaimana mungkin membentuk karakter yang baik pada anak.

Pendidikan di sekolah pun juga tentunya sangat berpengaruh. Namun, mirisnya sistem pendidikan hari ini pun juga tidak mampu membentuk karakter luhur pada anak. Sistem pendidikan sekuler hari ini yang tidak berorientasi pada akidah islam, hanya akan membuat generasi sekolah untuk berorientasi pada materi semata. Hanya berpikir bagaimana caranya agar dapat memiliki pekerjaan yang bagus dan mengikuti gaya hidup kekinian.

Selain itu peran negara tentu juga sangat berpengaruh. Upaya pemerintah untuk melaksanakan kurikulum dengan tujuan membentuk karakter yang baik pada anak seolah jauh panggang dari api. Karena sistem yang terapkan hari ini adalah sistem sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan. Bagaimana mungkin akhlak yang baik dapat terbentuk jika anak-anak terus dijejali dengan pemikiran, norma, dan nilai sekuler dalam kehidupan mereka?

Islam Punya Solusi

Kita tidak bisa berharap pada sistem kapitalis sekuler hari ini untuk dapat membentuk karakter luhur pada generasi. Karena sistem tersebut telah jelas menjauhkan manusia dari agama. Sementara akidah Islam lah yang hanya mampu membentuk karakter yang luhur pada manusia. Islam menjadikan perbuatan manusia bukan berorientasi kepada materi, melainkan pada rida Allah Swt. Sehingga standar baik dan buruk hanya akan disandarkan kepada Allah Swt. Perbuatan manusia akan terkontrol dengan syariat Islam. Oleh karena itu tidak akan ada ditemui kasus-kasus bullying seperti yang marak dilakukan remaja saat ini.

Jika berkaca pada Islam, begitu banyak pemuda yang lahir dari generasi Islam yang gemilang. Tidak hanya memiliki kecerdasan, pemuda Muslim juga memiliki keimanan yang mantap. Seperti ilmuan-ilmuan Muslim pada masanya.

Islam telah jelas melarang perundungan. Karena Islam mengajarkan untuk berbuat baik dan berkata yang baik pada sesama. Oleh karena itu generasi hari ini hanya akan selamat jika kita Kembali pada Islam. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by unsplash.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button