Opini

DBD Dapat Diatasi dengan Upaya Serius

Dalam Islam, upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan seperti demam berdarah dipandang sebagai hal yang penting untuk menjaga dan menjamin kesehatan individu. Islam memberikan pedoman yang komprehensif dalam menjaga kesehatan individu dan masyarakat secara keseluruhan.


Oleh Bunda Khalis
(Pemerhati Sosial)

JURNALVIBES.COM – Di Indonesia, wabah demam berdarah merupakan masalah kesehatan yang terus berulang dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. Demam berdarah bisa menjadi ancaman serius karena dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Setiap tahun, Indonesia menghadapi pandemi demam berdarah yang biasanya meningkat selama musim hujan. Nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak dengan cepat di air yang tergenang. Faktor seperti urbanisasi yang cepat, perubahan iklim, dan kurangnya kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan juga turut berkontribusi pada penyebaran demam berdarah.

Meskipun sudah ada upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah yang dilakukan melalui berbagai program, termasuk pengendalian, penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran akan gejala dan tindakan yang harus dilakukan ketika terkena demam berdarah. Namun wabah demam berdarah masih terus berulang di Indonesia.

Penyebab Kasus Demam Berdarah Tidak Kunjung Usai

Di Indonesia, wabah demam berdarah menjadi ancaman yang terus berulang dan menyebabkan dampak kesehatan yang serius. Salah satu penyebab utama terulangnya wabah ini adalah karena kurangnya keseriusan dalam penanganan dan upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah yang kurang mendapat perhatian yang cukup dari pemerintah dan Masyarakat. Hal ini dapat terlihat dari dua aspek:

Pertama, kurangnya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas juga menjadi salah satu faktor penyebab demam berdarah terus berulang di Indonesia. Banyak daerah, terutama di pedesaan, yang masih menghadapi kendala dalam aksesibilitas terhadap fasilitas kesehatan, termasuk diagnosis dan perawatan demam berdarah. Hal ini menyebabkan kasus-kasus demam berdarah sering kali terdeteksi terlambat, sehingga penanganannya menjadi lebih sulit dan risiko komplikasi meningkat.

Kedua, lemahnya koordinasi antara berbagai lembaga dan instansi terkait juga menjadi masalah serius dalam penanganan demam berdarah. Koordinasi yang kurang baik antara departemen kesehatan, pemerintah daerah, dan lembaga lainnya dapat menghambat efektivitas upaya pencegahan dan pengendalian demam berdarah. Selain itu, kurangnya partisipasi aktif dari masyarakat dalam program pencegahan juga menjadi kendala serius.

Solusi Islam Pada Wabah Demam Berdarah

Dalam Islam, upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan seperti demam berdarah dipandang sebagai hal yang penting untuk menjaga dan menjamin kesehatan individu. Islam memberikan pedoman yang komprehensif dalam menjaga kesehatan individu dan masyarakat secara keseluruhan, meliputi:

Pertama, perlunya kesadaran Individual. Islam mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari kewajiban individu. Individu dianjurkan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, termasuk menjaga kebersihan rumah dari genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti penghasil virus Dengue. Selain itu, menjaga pola makan sehat dan gaya hidup yang seimbang juga merupakan bagian dari ajaran Islam yang dapat membantu mencegah demam berdarah.

Kedua, perlunya partisipasi/ keterlibatan masyarakat. Islam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengenali gejala demam berdarah, dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

Ketiga, perlunya peran, kehadiran dan keseriusan negara. Pemerintah, sebagai pengurus urusan umat, memiliki tanggung jawab besar dalam penanganan demam berdarah. Dalam perspektif Islam, negara diamanahkan untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan melindungi mereka dari berbagai ancaman, termasuk ancaman kesehatan seperti demam berdarah. Oleh karena itu, negara diharapkan untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk fasilitas diagnosa dan perawatan demam berdarah. Selain itu, negara juga dapat memobilisasi sumber daya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang demam berdarah.

Dengan mekanisme tersebut niscaya pandemi bisa teratasi dan tidak terulang kembali. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by canva.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button