
Momen Rajab ini, perlu menjadi fokus kita untuk meningkatkan kesadaran umat akan pentingnya persatuan kaum muslimin demi terwujudnya kemuliaan umat. Kaum muslimin perlu menyatukan langkahnya dalam satu kepemimpinan Islam yang akan membawanya pada kebangkitan yang telah dijanjikan Allah dan Rasul-Nya.
Oleh Pien Ariesma J, S.TP.
JURNALVIBES.COM – Bulan Rajab merupakan satu dari empat bulan haram yang disebutkan Allah dalam Al Qur’an. Bulan di mana pahala kebaikan dilipatgandakan dan dosa kemaksiatan pun lebih besar. Kemuliaannya membuat Rasulullah Saw menjadikan bulan Rajab sebagai salah satu bulan dimana beliau begitu fokus meningkatkan amal-amal sholih secara kuantitas juga kualitas.
Rajab dikenal sebagai bulan persiapan, kaum muslimin mulai bersiap menyambut Ramadhan, dengan berlatih membiasakan memperbanyak amal sholih. Dari mulai sholat, tilawah, shaum sunnah, bersedekah, berdakwah dan amalan sholih lainnya. Sehingga, Rajab pun disebut sebagai bulan menanam benih kebaikan, dimana hasilnya akan dipetik saat Ramadhan nanti.
Jika melihat sejarah kaum muslimin, banyak sekali peristiwa bersejarah yang terjadi di bulan Rajab. Dimulai dari peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw, kemudian beberapa perang penting pun terjadi di bulan mulia ini, seperti perang Tabuk dan perang Yarmuk yang berhasil membuka jalan dakwah Islam semakin luas.
Selain itu, pembebasan Baitul Maqdis pun terjadi di bulan Rajab. Tidak hanya sekali, melainkan dua kali. Kali pertama Yerusalem dibebaskan oleh Umar bin Khattab ra. di tahun ke 16 Hijriyah. Dimana pendeta Safronius menyerahkan kunci Yerusalem kepada Khalifah Umar. Islam memimpin Yerusalem selama kurang lebih 400 tahun lamanya dengan penuh kedamaian. Sampai akhirnya pasukan Salib mendudukinya, Yerusalem dibebaskan untuk kali kedua oleh Salahuddin Al Ayyubi di tahun 583 H.
Dari sini dapat kita lihat, bahwa bukan hanya sekedar meningkatkan ibadah ritual individu saja yang dilakukan kaum muslimin di bulan Rajab, melainkan ibadah yang bersifat jama’i pun ditingkatkan. Di bulan ini, kaum muslim semakin bersemangat meruntuhkan tembok pembatas yang dapat menghalangi jalannya dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Sehingga, Bulan Rajab menjadi momen penting dimana kemuliaan kembali diraih oleh Islam dan kaum muslimin.
Semangat Rajab ini harus kita hadirkan kembali ke tengah-tengah kaum muslimin. Mengingat kondisi kaum muslimin di seluruh dunia saat ini tidak baik-baik saja. Terutama Baitul Maqdis yang masih berada dalam pendudukan zionis Israel. Kaum muslim disana menantikan kembali datangnya sosok pemimpin layaknya Umar bin Khattab dan Salahuddin al Ayyubi, yang dapat membebaskan mereka dari kekejaman Zionis laknatullah yang tidak kenal ampun dan tidak berbelas kasihan.
Meski gencatan senjata telah disepakati, nyatanya Israel tetap melakukan berbagai pelanggaran. Perjuangan membebaskan Palestina belum berakhir. Sampai Zionis laknatullah mengangkat kakinya dari tanah para Nabi.
Maka, di momen Rajab ini, perlu menjadi fokus kita semua untuk meningkatkan kesadaran umat akan pentingnya persatuan kaum muslimin demi terwujudnya kemuliaan umat. Umat Islam perlu menyatukan langkahnya dalam satu kepemimpinan yang tentu saja berlandaskan akidah Islam, yang nantinya akan bisa membawa umat Islam di seluruh dunia menuju kebangkitan yang telah dijanjikan Allah dan Rasul-Nya.
Sehingga, perlu ada kelompok yang berdakwah di tengah-tengah umat tentang pentingnya masalah kepemimpinan ini. Kelompok dakwah yang membongkar makar-makar para musuh Islam dan membukakan mata umat akan kehaibahan Islam ketika diterapkan secara sempurna dalam lingkup negara. Sebagaimana Rasulullah Saw menerapkan Islam di Madinah. Beliau bukan hanya menyeru manusia untuk sholat, zakat, puasa dan berhaji saja. Melainkan menerapkan seluruh aturan Islam dalam bermuamalah, berekonomi, pendidikan, sosial, dan juga menerapkan sanksi-sanksinya.
Sungguh, umat Islam hanya akan bisa meraih kemuliaan jika kembali kepada syariah, menerapkannya dalam setiap sendi kehidupan, sehingga selesailah masalah mereka karenanya. Sebab, Islamlah solusi tuntas berbagai permasalahan manusia.
Semoga semangat Rajab senantiasa menjadi penyemangat bagi kita untuk terus berjuang mengembalikan kehidupan Islam yang sempurna. Sehingga, kebangkitan umat dapat tercapai dan kemuliaan Islam kembali nampak di seluruh dunia. Wallahu ‘alam bishowab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz
Photo Source by freepik.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






