Opini

Kerusuhan Terus Terjadi Akibat Akar Masalah Tidak di Atasi

Pemerintah yang menerapkan sistem Islam menjamin kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya, dan sejarah membuktikan bahwa sistem pemerintahan Islam telah berhasil mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang paripurna yang tidak akan kita jumpai pada sistem-sistem yang lain.


Oleh Ummu Akifah

JURNALVIBES.COM – Negeri ini begitu akrab dengan berbagaj kerusuhan, baik yang melibatkan remaja maupun orang dewasa.

Kerusuhan di Papua kembali terjadi, baru-baru ini terjadi di daerah Dogiyai tercatat terdapat 102 unit bangunan seperti rumah, kios, hingga ruko yang dibakar massa. Dirreskrimum Polda Papua Kombes Faizal Ramadhani mengatakan ada 27 unit rumah tinggal, 51 kios, 9 rumah kos-kosan, sembilan unit ruko, dan enam unit bangunan pemerintahan yang dibakar massa. Massa juga membakar 11 unit truk, 20 sepeda motor, dan 1 unit ekskavator. (detiksulsel.com, 16/11/2022)

Direktorat Kriminal Umum Polda Papua Faizal mengatakan pihaknya telah mengambil langkah-langkah pengamanan wilayah. Dia mengatakan polisi terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama untuk memulihkan situasi. Sebelumnya kasus tersebut berawal dari kejadian lakalantas pada Sabtu, 12 November 2022 pukul 14.30 WIT di kampung Ikebo Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai Arah jalan Kamuu Selatan yang mengakibatkan satu korban anak kecil, Noldi Goo umur lima tahun meninggal dunia di tempat. (detiksulsel.com, 16/11/2022)

Hanya berselang satu hari. Kelompok kriminal Bersenjata (KKB), pimpinan Numbuk Telenggeng menembak seorang prajurit TNI berinisial Serka IDW yang sedang melaksanakan patroli gabungan di gereja Golgota Gome. Korban mengalami luka di paha kanan. Kolonel kaveleri Herman Taryaman, menegaskan tidak ada korban sipil dari insiden tersebut dan wilayah Ilaga keadaannya kondusif. (jawapos.com, 13/11/2022)

Menanggapi kerusuhan yang terus terjadi di Papua, peneliti politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menekankan pentingnya komitmen pemerintah untuk menangani akar kasus kerusuhan tersebut. Menurutnya, pemerintah harus berkomitmen menyelesaikan akar masalahnya, tidak hanya terfokus pada satu atau dua masalah saja.

Berkaca dari kerusuhan pada tahun sebelumnya akar masalah Papua berkutat pada ketimpangan kesejahteraan, keamanan, pembangunan dan ketidakadilan atas kekayaan yang dimilikinya. Tambang, emas, tembaga, gas dan kekayaan alam lainnya begitu berlimpah di bumi Papua. Namun nyatanya pembangunan di papua begitu tertinggal. Mayoritas masyarakatnya miskin, kekayaan alam yang berlimpah justru banyak mengalir demi kesejahteraan pihak asing.

Alhasil, menyelesaikan masalah Papua, selain dengan pendekatan keamanan, adalah dengan mewujudkan keadilan serta pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakatnya. Hal itu bisa diwujudkan melalui penerapan syariah Islam secara total. Dalam hal pengelolaan ekonomi dan kekayaan, Islam menetapkan bahwa hutan dan kekayaan alam yang berlimpah merupakan harta milik umum seluruh rakyat tanpa kecuali.

Kekayaan itu harus dikelola oleh negara mewakili rakyat. Keseluruhan hasilnya harus dikembalikan kepada rakyat, diantaranya dalam bentuk pelayanan kepada rakyat. Dalam hal perlakuan kepada rakyat, Islam mewajibkan pemegang kebijakan berlaku adil kepada seluruh rakyat bahkan kepada semua manusia.

Dalam sistem Islam tidak boleh ada diskriminasi atas dasar suku, etnis, bangsa, ras, warna kulit, agama, kelompok dan sebagainya.

Pemerintah yang menerapkan sistem Islam menjamin kesejahteraan rakyat yang dipimpinnya, dan sejarah membuktikan bahwa sistem pemerintahan Islam telah berhasil mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang paripurna yang tidak akan kita jumpai pada sistem-sistem yang lain. Selain itu akan ditegakan hukum secara tegas dan adil, baik kepada kelompok separatis, rasis dan tindak kriminal lainnya.

Dalam Islam menjaga persatuan dan kesatuan adalah kewajiban. Memisahkan diri dari negara merupakan keharaman. Setiap pelaku bughat atau makar diberi sanksi dengan diperangi. Arti diperangi maksudnya adalah men-ta’dib mereka (memberi pelajaran) tanpa membunuh nyawa, agar mereka kembali bersatu dalam negara.

Oleh karena itu perlu sistem yang tepat agar semua permasalahan bisa selesai secara tuntas. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by Bing.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button