
Pemimpin yang amanah dan bertanggungjawab melindungi rakyat hanya ada pada sistem Islam (khilafah). Khilafah Islam akan bersungguh-sungguh mengurusi rakyatnya karena mereka menyadari tanggung jawab yang mereka pikul bukan hanya di dunia melainkan juga di akhirat.
Oleh Adzra Safitri
(Anggota Komunitas Muslimah Menulis Depok)
JURNALVIBES.COM – Indonesia merupakan wilayah yang sering terkena banjir. Banyak faktor yang bisa mempengaruhinya. Mulai dari faktor alam juga akibat aktivitas manusia.
Menurut Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, kondisi lahan, saluran air dan kerusakan lahan dapat berpengaruh signifikan terhadap kejadian banjir. Adapun intensitas curah hujan yang tinggi sebagai faktor pemicu saja.
Banjir merupakan musibah yang sering terjadi dan tak dapat dihindari. Memang penyebabnya bisa karena intensitas hujan yang cukup tinggi dan juga yang lebih berdampak karena ulah tangan manusia yang tidak menjaga kebersihan lingkungan, contohnya buang sampah sembarangan, penebangan hutan untuk membuka lahan bagi pemukiman baru, pembuangan limbah minyak ke sungai dan banyak yang lainnya.
Ternyata, korban yang terdampak banjir pun banyak. Kita bisa lihat, dari Januari hingga Juli di tahun 2022 didapatkan angka korban yang terdampak banjir 2.579.498 jiwa mengungsi dan 124 meninggal dunia.
Memang, tak dapat dinungkiri banjir terjadi karena kehendak Allah Swt. yang tentunya menjadi suatu ujian berat bagi masyarakat yang terkena dampaknya. Masyarakat yang terkena dampak banjir banyak mengalami kerugian mulai dari kerusakan rumah dan isi barang dalam rumah ataupun sarana prasarana umum.
Tak hanya itu, dari segi ekonomi masyarakat yang terkena dampak banjir jadi sulit bekerja, barang dagang rusak, hasil panen gagal. Kemudian dari segi kesehatan, masyarakat jadi sulit mendapatkan air bersih sehingga timbullah beberapa penyakit seperti diare, muntaber dan penyakit kulit.
Bencana banjir hampir setiap tahun terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, namun tampaknya pemerintah hanya memberikan bantuan dari segi ekonomi berupa uang dan bahan pokok. Upaya preventif, antisipasi dan mitigasi bencana belum diperhatikan secara serius dan seksama, padahal peringatan BMKG terus diberikan dan jika tidak segera diatasi akan berdampak yang lebih parah lagi. Jika dilihat, bencana banjir terus berulang dan upaya pencegahan tetap diabaikan.
Hal ini menunjukkan ketidakseriusan penguasa dalam mengurusi rakyatnya, khususnya dalam mitigasi bencana yang rutin terjadi. Sudah sejauh mana upaya mitigasi dilakukan? Sudah berapa besar peran serta kebijakan politik dan birokrasi guna melayani kepentingan masyarakat? Sudahkah ditepati janji manis yang dilontarkan pada saat kampanye?
Oleh karenanya saat ini umat membutuhkan pemimpin yang mengurusi kebutuhan rakyat dengan amanah dan bertanggung jawab melindungi rakyatnya. Sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Kalian semua adalah pemimpin dan masing-masing dari kalian akan diminta (pertanggungjawaban) atas orang yang berada di bawah pimpinan kalian. Pemimpin bertanggung jawab atas rakyat” (HR Bukhari).
Namun, pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab melindungi rakyat hanya di dapat pada sistem Islam (khilafah). Khilafah Islam akan bersungguh-sungguh mengurusi rakyatnya karena mereka menyadari tanggung jawab yang mereka pikul bukan hanya di dunia melainkan di akhirat. Salah satu bentuk tanggung jawab khilafah tentunya akan serius dan optimal dalam pencegahan banjir sehingga masyarakat terhindar dari bencana alam ini.
Jika seluruh upaya sudah dilakukan tetapi masih saja terjadi banjir khilafah tidak akan berlepas tangan, berbagai cara akan dilakukan. Contohnya menyiapkan pasukan untuk menolong masyarakat yang terdampak banjir serta menyiapkan alat-alat canggih, ilmu pengetahuan tentang SAR dan keterampilan untuk menolong korban bencana alam.
Khilafah juga akan menyediakan bahan pokok, makanan, pakaian, tempat istirahat yang layak berupa tenda, dan fasilitas kesehatan. Segala kebijakan tersebut diambil bukan hanya diambil dari pertimbangan logika tapi juga diambil dari nash syariah yang ada. Wallahu a’lam bishawwab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fathzz
Photo Source by Bing.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






