Opini

Penjajahan Palestina dan Kewajiban Kaum Muslim Dunia

Mengecam dan mengutuk penjajahan Israel terhadap Palestina tidaklah cukup. Harus ada pemikiran sempurna semua kaum Muslim dunia atas kekejaman bangsa Yahudi (Zionis Israel). Kemudian kesadaran ini menciptakan persatuan umat dan pergerakan untuk pembebasan Palestina atas penjajahan.


Oleh Daneen Mafaza
(Aktivis Muslimah Kalsel)

JURNALVIBES.COM – Tidak terkira perihnya luka dan duka kaum Muslim dunia saat ini. Bagaimana tidak, kekejaman dan biadabnya zionis Israel merampas hak serta darah saudara Muslim kita di palestina. Bukan satu atau dua kaum muslim, namun ribuan kaum muslim harus kehilangan nyawa dalam serangan yang bertubi tubi.

Serangan terbaru per tanggal (17/10) yaitu Rumah Sakit Al Ahli di bom. Dalam serangan itu 500 orang tewas dan menghancurkan rumah sakit di Gaza tengah. Ratusan korban tertimbun reruntuhan. Padahal, ini menjadi tempat orang-orang dari Gaza utara yang diserang Israel.(detiknews, 19/10/2023)

Perang Israel-Palestina bukan kali pertama ini saja. Kita sudah tahu perang ini berlangsung sejak lama atas dasar konflik agama. Sekalipun ada saja yang mengelak dan mengatakan bahwa perang ini atas dasar politik internal atau masalah kemanusiaan saja. Sehingga dunia abai dan hanya berbelasungkawa.

Seruan jihad kepada kaum Muslim sudah digaungkan oleh pasukan Hamas. Namun apakah seruan ini menjadi signal persatuan umat untuk berjihad ke tanah Syam ?

Pada kenyataannya negeri kaum Muslim hanya mengecam dan mengutuk lewat konferensi pers kenegaraan. Sebagaimana di lansir oleh presidenri.go.id, bahwa Presiden Joko Widodo menyampaikan sikap Indonesia atas situasi konflik Palestina dan Israel yang kembali terjadi. Dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden mendesak agar perang dan tindak kekerasan yang terjadi di daerah konflik segera dihentikan guna menghindari jatuhnya korban lebih banyak lagi.(tvonenews, 11/10/2023)

Berbeda dengan negeri kaum Muslim. Negeri pro zionis seperti Amerika Serikat justru balik membela zionis Israel yang sudah jelas melakukan genosida terhadap Palestina. Mengapa ? Karena mereka memiliki kepentingan bersama. Yaitu penjajahan, kepentingan geopolitik mereka sebab watak rakus ideologi kapitalisme yang mereka usung. Bukan hanya retorika namun secara nyata negeri kafir menyokong Israel lewat persenjataan, kekuatan militer dan media.

Oleh itu kita sebagai kaum Muslim harus mengerti sejarah dan akar konflik palestina Israel. Permasalahannya bukan sepela karena masalah kemanusiaan. Israel jelas mencaplok tanah Palestina lewat penjajahan. Di sokong oleh negara kafir penjajah dalam hal persenjataan dan kekuatan militer, bahkan memainkan media sebagai alat pembohongan publik atas kebiadaban mereka. Israel adalah orang asing yang singgah di bumi Syam yang kemudian mencuri tanah Palestina dengan serakah dan kejam. Jelas ini adalah sebuah kejahatan luar biasa.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana menyudahi penjajahan Israel terhadap saudara Muslim Palestina ?

Tentu mengecam dan mengutuk saja tidaklah cukup. Harus ada pemikiran sempurna semua kaum Muslim dunia atas kekejaman bangsa Yahudi (Zionis Israel). Kemudian kesadaran ini menciptakan persatuan umat dan pergerakan untuk pembebasan Palestina atas penjajahan

Israel. Semangat jihad fiisabilillah akan menggelora di dada kaum Muslim atas dasar akidah Islam.

Namun itu hanya akan terjadi jika kaum Muslim memiliki junnah yang kokoh. Kaum Muslim memiliki “Ibu” yang kuat yang menyokong seluruh kepentingan kaum Muslim. Umat Islam perlu institusi yang menerapkan sistem Islam secara kafah. Institusi yang dengan satu komando akan memimpin pembelaan dengan jalan jihad terhadap saudara kita di Palestina.

Ini berarti perjuangan kaum Muslim hari ini adalah terus berdakwah menyuarakan bahwa keterpurukan umat islam hari ini sebab tidak ada persatuan umat. Perpecahan umat hari ini adalah hasil dari sekat nation state yang membatasi ikatan akidah Islam kaum Muslim.
Nasionalisme adalah racun yang menglalangi bahkan rasa kemanusiaan dalam diri seseorang.

Kedua adalah kita harus menyadari betul akar masalah dan solusi tuntas atas Palestina, yaitu penjajahan di atas tanah suci maum Muslim (Baitulmaqdis) dan jalan satu satunya adalah mengerahkan pasukan militer untuk memerangi Yahudi Zionis laknatullah.

Palestina adalah negeri subur yang disirami dengan darah para syuhada. Palestina merupakan bagian negeri Syam, bumi para nabi. Rasulullah saw.pernah bersabda, “Para nabi tinggal di Syam. Tidak ada sejengkal pun Kota Baitulmaqdis, kecuali seorang nabi atau malaikat pernah berdoa atau berdiri di sana.” ( HR. At-Tirmidzi)

Dengan keutamaan ini, jelas haram bagi kita mendiamkan Palestina tanpa pembelaan dan pertolongan. Kita mesti bergerak bersama memperjuangkan pembebasan Palestina dan negeri-negeri Muslim lainnya yang masih terjajah dengan terus menyerukan dakwah dan menyuarakan hanya institusi yang menerapkan sistem Islam secara kafah solusi hakiki bagi Palestina. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by canva.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button