Kemegahan Arsitektur Masjid Tiban Turen

Warga sekitar percaya bahwa masjid ini dibangun oleh tentara jin. Kok bisa ya?
Oleh: Aqila Ghania Syaakirah
JURNALVIBES.COM – Tempat religius bisa menjadi tempat yang sangat megah, indah, dan wajib untuk dikunjungi? Ya, orang-orang menyebut tempat ini dengan Masjid Tiban Turen.

Aku bersama keluargaku berjalan menuju sebuah tempat, melewati gang sempit yang ramai sekali. Gang itu sangat panjang, banyak orang berbondong-bondong berjualan di pinggir jalannya, ada juga para wisatawan lain seperti kami yang rela berjalan kaki melewati jalanan gang sempit.
Kami menaruh kendaraan di tempat parkiran Masjid Tiban Turen, setelahnya kami harus berjalan kaki untuk sampai ke lokasi wisata yang kami ingin tuju saat berliburan di Malang.
Walaupun jalanan amat becek dan membuat bawahan jilbabku kotor. Tetapi itu tidak menyorotkan semangat untuk terus melanjutkan perjalanan. Hingga di ujung perjalanan mengarahkan kami di sebuah tempat wisata sekaligus religi yang terletak di Kota Malang, Masjid Tiban Turen. Katanya ini merupakan salah satu tempat wisata religius yang sangat populer di Jawa Timur. Aku pun terkagum, saat tahu kalau masjid ini bukan sekadar masjid biasa. Masuk akal kalau banyak orang yang berminat berkunjung ke tempat ini.
Saat berdiri di depan gerbang gapura setinggi sekitar 30 meter, kami disambut dengan bangunan yang sangat tinggi dan indah. Ada pilar-pilar yang dipenuhi dengan ornamen dan lukisan berwarna emas. Bangunan itu berdominan warna biru dan putih dengan menggabungkan berbagai unsur seperti, Cina, Eropa dan Timur Tengah.
Masjid Tiban Turen ini terletak di daerah Turen Kabupaten Malang, yang berada di area Pondok Pesantren Biharu Biharu Bahri’Asali Fadlaailir Rahmah Jl. Anggur Rt 27 Rw 06, Sananrejo Kecamatan Turen Kabupaten Malang.
Aku bersama keluargaku melepas alas kaki kami sebelum memasuki masjid. Masjid ini nyatanya memiliki 10 lantai, wajar jika masjid ini sangat besar di tengah padatnya penduduk. Kamu bisa melihatnya dari jalan raya sekalipun. Masjid ini memiliki banyak sekali tempat yang menarik untuk berfoto. Bahkan, dikabarkan kalau setiap ruangan di masjid ini memiliki khasiatnya masing-masing dan tidak ada perencanaan di baliknya.
Melainkan berdasarkan hasil dari salat istikharah yang dilakukan oleh sosok bernama Romo Yai di masjid tersebut, sehingga bangunan dan segala ornamen yang ada di dalamnya merupakan hasil dari salat istikharah itu sendiri. Pada beberapa lantai kita bisa menemukan toko yang menjual makanan atau aksesoris dan berbagai macam cinderamata. Kita bisa menjelajahi 10 lantai ini dengan menggunakan lift atau tangga yang sudah disediakan.
Hal yang juga menarik dari tempat ini adalah tentang siapa yang membangunnya?
Warga sekitar percaya bahwa masjid ini dibangun oleh tentara jin. Kok bisa ya? Konon, pada masa pembangunan masjid ini, masjid ini tiba-tiba muncul di tengah permukiman, konon masyarakat juga tidak tahu aktivitas pembangunannya yang dimulai sejak tahun 1991.
Hal itu pun menjadi alasan mengapa masjid ini diberi nama Masjid Tiban, dimana Tiban memiliki makna yang artinya adalah masjid yang muncul secara ajaib, tiba-tiba dan bernuansa kegaiban, yang diyakini masjid ini dibangun hanya dalam waktu satu malam.
Mungkin karena hal ini juga yang membuat orang tertarik untuk mengunjungi masjid ini karena penasaran dan ingin membuktikan asal-usulnya.
Namun ternyata hal ini tidaklah benar, karena masjid ini dibangun oleh masyarakat bersama para santri Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri Asali Fadlaair Rahmah yang lokasinya berada satu kawasan dengan masjid ini. Desain Masjib Tiban Turen ini dirancang oleh pendirinya, KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam.
Kemegahan bangunan Masjid Tiban Turen ini menjadi bukti bahwa Islam memiliki tingkat ilmu arsitektur yang sangat tinggi, pada masanya Islam pernah menjadi kaguman orang-orang Barat, karena kekuatan ornamen dan majunya pembangunan arsitektur yang dimiliki oleh Islam sejak masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin dan mengalami kemajuan pesat pada masa Kekhilafahan Umayyah. Ini juga membuktikan bahwa pemuda pemudi Muslim memiliki potensi yang luar biasa dan merupakan calon intelektual peradaban masa depan. Wallahu alam []
Photo Source by Google
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com
