Opini

Kaum Muslim Terus Dibantai, Namun Dunia Islam Tetap Membisu

solusi hakiki untuk menghentikan semua pembantaian kaum Muslim adalah dengan membangun kesadaran bersama untuk kembali pada syariah Islam kafah. Karena Islam telah terbukti nyata telah menjaga kaum Muslim dari berbagai kerusakan, termasuk juga menjaga kaum Muslim dari berbagai kehinaan.


Oleh Adibah Ummu Affan

JURNALVIBES.COM – Lima bulan telah berlalu, sejak 7 Oktober 2013 sampai saat ini kaum Muslim di Palestina terus dibantai. Kita tentu masih ingat ketika hampir semua masyarakat dunia turun ke jalan melakukan aksi agar zionis Israel menghentikan perang. Sempat terjadi gencatan senjata , namun tak lama dan perang terus berkecamuk. Rakyat Palestina terus diserang terutama perempuan dan anak-anak menjadi korban .

Ketika Afrika Selatan menuntut Zionis Israel kepada Mahkamah Internasional, alih-alih zionis Israel dihukum, Mahkamah Internasional juga tak mampu menekan zionis Israel untuk menghentikan perang.

Nampak jelas bahwa kaum Muslim Palestina berjuang sendiri, dan seolah menjadi target genosida. Berbagai lembaga PBB mengecam perilaku Zionis Israel, namun dengan pongah mereka tak menghiraukan berbagai kecaman tersebut.

Setiap hari rudal terus ditembakkan ke Gaza. Hal yang lebih menyedihkan lagi, bencana kelaparan menimpa kaum Muslim Palestina. Gerbang perbatasan dijaga oleh zionis Israel. Barisan truk bantuan tertahan di depan gerbang. Perlakuan yang paling jahat lagi, ketika bantuan diberikan melalui udara, kaum Muslim Palestina yang berusaha mengambil bantuan ada yang ditembaki oleh zionis Israel, sungguh biadab dan tak berperikemanusiaan.

Seharusnya negara tetangga Palestina yang proaktif membantu saudaranya. Alih-laih memberikan bantuan, mereka justru membangun tembok tinggi dan berlapis-lapis, di mana persatuan atas nama akidah Islam? Bukankah Rasulullah saw. menyatakan bahwa kaum muslimin bagaikan satu tubuh? Bila tubuh yang satu sakit, tubuh yang lain pasti juga merasakan sakit.

Persatuan itu sirna karena kaum Muslim telah tersekat oleh nasionalisme. Sejak kaum Muslim dikerat-kerat oleh penjajah dalam banyak negara bangsa (nation state), maka persatuan atas nama akidah semakin hari semakin menipis, persoalan yang dihadapi di negerinyalah yg menjadi fokus, membantu negara lain walaupun sesama Muslim hanya sekadarnya.

Beberapa pengamat mengatakan bahwa, cara jitu untuk menghentikan Zionis Israel adalah dengan menutup perdagangan dengan mereka. Namun sayangnya justru yang berdagang dengan mereka adalah negeri-negeri Muslim. Padahal bila kaum Muslim sepakat menghentikan perdagangan dengan Zionis Israel pasti mereka akan kesulitan dan tertekan.
Pertanyaannya mengapa negeri-negeri Muslim enggan menghentikan perdagangannya dengan Zionis Israel? Karena jeratan ekonomi kapitalisme , dimana besaran keuntungan dari perdagangan tersebut tentu sayang untuk dilewatkan. Inilah dampak sistem kapitalisme yang telah ditancapkan ke negeri-negeri Muslim sejak lama, terutama sejak daulah khilafah di Turki diruntuhkan oleh Mustafa Kamal laknatullah.

Pemikiran kaum Muslim dirasuki oleh pemahaman yang rusak. Kita betul-betul dijauhkan dari Islam yang sebenarnya telah memiliki aturan yang lengkap dalam mengatur negara (sistem). Islam dicukupkan hanya pada masalah ritual saja, akhirnya pengaturan kehidupan negara dan masyarakat diatur dengan aturan yang lahir dari pemikiran manusia, seperti yang kita jalani saat ini.

Maka, solusi hakiki untuk menghentikan semua pembantaian kaum Muslim adalah dengan membangun kesadaran bersama untuk kembali pada syariah Islam kafah. Karena Islam telah terbukti nyata telah menjaga kaum Muslim dari berbagai kerusakan, termasuk juga menjaga kaum Muslim dari berbagai kehinaan. Ketika dulu ada seorang Muslimah dilecehkan oleh seorang laki-laki Yahudi dan dia mengadu kepada Khalifah, maka khalifah memerintahkan pasukannya untuk menangkap pelaku. Saat ini ribuan bahkan jutaan Muslimah dan anak-anak tak bersalah dihinakan, dibunuh dan disakiti, namun tidak ada yang membela mereka.

Ya Allah menjelang Ramadan ini kami memohon berilah kemenangan pada kaum muslim dengan kembalinya kejayaan Islam sesuai janji Allah dan Rasul-Nya. Wallahu a’lam bishawab. []

Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz


Photo Source by telegram.com

Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Back to top button