Islam Solusi Mencegah Terjadinya Pelecehan Seksual

Ketakwaan individu, kontrol dari masyarakat dan penerapan sistem Islam yang dilakukan negara menjadi langkah nyata untuk mengatasi pelecehan seksual yang hari ini tiada kunjung usai. Negara yang menerapkan sistem Islam tidak hanya menyejahterakan seseorang, namun juga seluruh makhluk di muka bumi ini.
Oleh Hanisa Aryana, S.Pd.
(Pemerhati Pendidikan dan Remaja)
JURNALVIBES.COM – Pelecehan seksual merupakan tindakan yang sangat keji dan dimurkai oleh Allah Swt. Tindakan tersebut tidak hanya merugikan korban, tetapi juga merugikan pelaku dan bisa merambat kemana-mana, selama tidak ada tindakan yang tegas dalam mencegahnya.
Berdasarkan berita yang dilansir dari Tirto(6-3-2025), di sebuah Sekolah Dasar di Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan seorang guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tega melakukan perbuatan keji dengan mencabuli delapan pelajar yang menjadi anak didiknya. Ternyata, aksi yang dilakukan oleh guru tersebut telah berlangsung sejak korban berada di kelas 1 SD. Korban tersebut berusia 8-13 tahun.
Selain itu, menurut berita yang dilansir di Megapolitan Kompas (7-3-2025), terdapat 40 siswi yang mengaku mengalami dugaan pelecehan oleh oknum guru berinisial O di SMK Kalideres. Para siswi merasa tindakan tersebut tidak pantas dilakukan oleh oknum guru. Kejadian tersebut diakui oleh guru yang bersangkutan.
Pelecehan seksual di lingkungan pendidikan masih saja terjadi, dan terus berulang. Hal ini menunjukkan bahwa penyebab dari kejadian ini bukan sekadar kesalahan pada oknum semata, namun akibat diterapkannya sistem kapitalisme sekular. Sistem tersebut mengakibatkan seseorang bertindak semaunya saja, tanpa ada aturan yang sebenarnya sesuai dengan fitrah manusia. Padahal, Allah Swt., Sang Pencipta telah membuat aturan untuk menyejahterakan kehidupan hamba-Nya.
Sistem kapitalisme dengan akidah sekuler juga menyebabkan pandangan hidup seseorang hanya untuk menyenangkan diri sendiri atau mencari keuntungan saja. Akidah sekuler membuat seseorang tidak sepenuhnya taat dan patuh kepada Allah Swt. Sehingga, tanpa disadari mereka yang hidup dalam cengkeraman sistem kapitalisme sekularisme juga tidak sepenuhnya peduli dengan urusan akhirat, termasuk memikirkan konsekuensi dari tindakan pelecehan seksual.
Seharusnya guru menjadi panutan dan memberikan teladan baik, namun sangat disayangkan, justru melakukan hal yang tidak pantas seperti pelecehan seksual kepada peserta didiknya. Selama sistem kapitalisme sekular terus diterapkan, tontonan media yang liberal, lingkungan pergaulan dan sistem pendidikan yang sekuler terus ada. Hal tersebut mampu membuat seseorang tertarik untuk melakukan pelecehan seksual.
Islam memiliki mekanisme untuk mencegah pelecehan seksual, yaitu penerapan sistem pendidikan Islam, sistem pergaulan dalam Islam, sistem sanksi yang tegas, dan media yang islami akan menutup segala celah pelecehan seksual. Sistem Islam memiliki beberapa aturan sesuai dengan fitrah manusia yang tersistematis. Sehingga, manusia menjalani kehidupannya dengan teratur sesuai rida Sang Pencipta, Allah Swt.
Sistem pendidikan Islam menerapkan akidah Islam, yang mana mendidik masyarakat untuk taat dan patuh kepada Allah Swt. Ketika seseorang memahami hal tersebut, dia tidak berani untuk melakukan tindakan yang diharamkan oleh Allah Swt. Apabila seluruh elemen masyarakat menggunakan akidah Islam dalam pandangan hidupnya, maka masyarakat mampu terkondisikan untuk menjalani kehidupan hanya untuk Allah Swt., bukan karena mencari keuntungan atau kesenangan sendiri dengan cara yang tidak diridai oleh Allah Swt.
Sistem pergaulan dalam Islam mengatur hubungan pria dan wanita agar mereka tidak melakukan kesalahan dalam menjalani kehidupannya. Menurut Syekh Taqiyuddin An Nabhani dalam kitab Nidzom Ijma’i fiil Islam sistem pergaulan pria-wanita dalam Islam menetapkan bahwa naluri seksual pada manusia adalah semata-mata untuk melestarikan umat manusia. Sistem ini mengatur hubungan lawan jenis antara pria dan wanita dengan peraturan yang rinci, dengan menjaga naluri ini agar hanya disalurkan dengan cara yang alami. Dengan itu, akan tercapailah tujuan dari penciptaan naluri tersebut pada manusia sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah Swt.
Sistem sanksi yang tegas mampu membuat para pelaku mendapatkan efek jera untuk tidak mengulangi tindakan buruknya lagi. Aturan yang dibuat oleh Sang Pencipta dalam suatu hukuman juga mampu membuat para korban menjadi rida. Sehingga, para korban menjalani kehidupannya lebih tenang, dan para pelaku mendapatkan penyesalan yang sebenarnya saat bertindak hal yang tidak diridai oleh Allah Swt.
Media yang islami juga mampu mencegah pelaku untuk berbuat tindakan keji, bahkan membuat seluruh masyarakat untuk tidak menjadi seorang pelaku. Selama media dikontrol oleh negara, masyarakat terkondisikan untuk terus melakukan tindakan yang sesuai dengan rida Allah Swt. Masyarakat akan tenteram, dan media yang disalurkan ke seluruh masyarakat akan ditayangkan dengan lebih bermanfaat untuk kehidupan mereka.
Ketakwaan individu, kontrol dari masyarakat dan penerapan sistem Islam yang dilakukan negara menjadi langkah nyata untuk mengatasi pelecehan seksual yang hari ini tiada kunjung usai. Negara dengan sistem Islam tidak hanya menyejahterakan seseorang, namun juga seluruh makhluk di muka bumi ini. Islam tidak hanya rahmat untuk manusia, tetapi juga rahmat untuk seluruh alam. Wallahu a’lam bishawab. []
Editor: Ulinnuha; Ilustrator: Fahmzz
Photo Source by canva.com
Disclaimer: JURNALVIBES.COM adalah wadah bagi para penulis untuk berbagi karya tulisan bernapaskan Islam yang kredibel, inspiratif, dan edukatif. JURNALVIBES.COM melakukan sistem seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan JURNALVIBES.COM. Silakan mengirimkan tulisan Anda ke email redaksi@jurnalvibes.com






